oleh

Ferry Juliantono: Koperasi Mampu Kurangi Konglomerat

BERITA9, JAKARTA – Pandemi covid-19 yang melanda dunia, telah memukul perekonomian dunia khususnya Indonesaia. Namun, pandemi juga membawa hikmah bagi Indonesai karena menguatkan struktur ekonomi berbasis koperasi.

Demikian juga pada sektor keuangan banyak melakukan restrukturisasi, telah membawa jalan bagi koperasi membangun struktur keuangan yang berjalan secara pararel dengan system yang ada di perbankan, misalnya simpan pinjam.

Pembiayaan yang dibangun secara pararel oleh Induk Koperasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesai (Inkoppas) melakukan kegiatan simpan pinjam secara mandiri. Untuk memberi bantuan pinjaman kepada pedagang pasar.

“Nah kalau untuk pembiayaan para pedagang menggunakan simpan pinjam hanya dari koperasi pasar, dan kemudian disempurnakan aplikasi, maka akan semakin menguatkan pondasi perekonomian rakyat,” kata Ferry J. Yuliantono Ketua Umum INKOPPAS dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dalam perbincangan ekslusif dengan jaringan BERITA9 (sindikasi) di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Saat ini aplikasi yang dimiliki INKOPPAS telah mendukung sistem simpan pinjam guna mendukung pembiayaan para pedagang pasar di seluruh Indonesia.

“Insya Allah simpan pinjam yang didukung dengan aplikasi yang canggih, maka koperasi bisa bersaing dengan bank-bank konvensional,” ujar Ferry.

Beban bank konvensional itu sangat berat, sedangkan koperasi tidak, kalaupun ada bebannya tidak terlalu berat.

“Saya akan membawa Inkoppas menjadi pemain utama perekonomian nasional,” katanya

Keyakinannya itu karena koperasi pedagang pasar memiliki jaringan keuangan yang sangat besar di negeri ini. Uang yang besar itu diyakininya akan mampu diolah dengan baik jika digunakan dengan bijak.

“Jadi ketika kekuatan ini diintegrasikan dengan sistem teknologi informasi tentu koperasi ini akan siap berhadapan dengan pelaku usaha besar yang lainnya,” jelasnya

ÏNKOPPAS, kata Ferry tidak hanya diperuntukan bagi pedagang pasar saja, tapi terbuka juga untuk para produsen yang memasok produknya ke pasar.

“Mereka sudah bisa melakukan simpan pinjam secara tradisionil dengan datang ke koperasi atau melalui aplikasi yang sangat canggih yang telah dibangun INKOPPAS,” kata Ferry.

loading...

News Feed