oleh

Muhammadiyah Himbau Muballigh Tidak Masuk Timses

BERITA9, MAKASSAR – Dalam menghadapi tahun politik, muballigh seharusnya mengajak umat berkomitmen memelihara persaudaraan, kebesamaan, dan kedamaian untuk memperkuat persatuan dan keutuhan umat dan bangsa.

Para mubaligh juga diharapkan mengajak umat dan masyarakat menyukseskan pesta demokrasi dengan memilih pemimpin atau orang sebagai wakil-wakil untuk DPD RI, DPR RI, dan DPRD yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, memihak kepada kepentingan rakyat.

“Muballigh tidak melibatkan diri pada salah satu kelompok tim sukses para calon, agar dakwah yang disampaikan tidak bias atau memiliki kepemihakan,” ungkap Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse di acara Refreshing Muballigh Muhammadiyah Jelang Ramadhan 1439 H, di Aula Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin 259, Makassar, Ahad, (1/4/2018).

Ambo Asse mengatakan, muballigh Muhammadiyah harus benar-benar memberi pencerahan kepada umat dengan menyampaikan materi dakwah yang bersumber pada Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan dengan hikmah.

“Muballigh Muhammadiyah wajib membenahi diri untuk meningkatkan kualitas kompetensinya, baik kompetensi metodolisnya, maupun kompetensi substansinya, agar umat tidak bingung dengan penyampaiannya,” tutur Ambo Asse.

Refreshing Muballigh Muhammadiyah Jelang Ramadhan 1439 H, yang mengusung tema tema “Muballigh Muhammadiyah dalam Konstelasi dan Konstatasi” menghadirkan enam pembicara yakni, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin diwakili Kolonel Andi Suyuti Penasehat Ahli Pangdam Bidang Hukum dan Humaniter, AKBP Idil Tabransyah Wadir Binmas Polda, mewakili Kapolda Sulsel, mantan Menteri Pariwisata RI Marzuki Usman. Lalu ada Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Syamsul Hidayat dan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel HM Saleh Molla.

Acara ini diikuti puluhan peserta utusan Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), ormas Islam yang ada di Sulsel, utusan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat Wilayah Sulsel, serta muballigh dan aktivis dakwah kampus. (red)

Laporan Biro Makassar : Asnawi

loading...

News Feed