oleh

LSM AMPP Sambangi Kejari Probolinggo, Serahkan Bukti Tambahan Kasus Kades Randu Putih

BERITA9, PROBOLINGGO – Pelaporan terkait pembongkaran paksa pemakaman umum di Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu, Probolinggo, berbuntut panjang.

“Kami juga melayangkan surat kepada MUI, FKUB, PCNU, Bakorpakem, serta tiga pondok pesantren yakni Ponpes Zainul Hasan Genggong, Nurul Jadid Paiton, dan Nurul Qodim,” ujarnya.

Selain menyerahkan bukti tambahan terkait pembogkaran kuburan, LSM AMPP juga melaporkan Kepala Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu, kepada Kejaksaan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2016 – 2019.

Kepada BERITA9, Kasi Inteljen Kejaksaan Negeri Kraksaan Agus Budiyanto mengatakan, “Kami akan segera periksa semua perangkat desa, bendahara desa serta Kepala Desa (Kades) terkait pengaduan laporan kasus dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2016 – 2019 Desa Randu putih. Dan kami juga akan mengirim surat ke Inspektorat agar segera mengaudit,” katanya.

Sementara itu Ketua LSM AMPP, H. Lutfi Hamid mengatakan, lembaganya akan melakukan hak jawab/hak koreksi kepada salah satu media online terkait salah satu pemberitaannya yang dinilai menyudutkan. 

“Kami dianggap menyebarkan berita hoax. maka dari itu, kami akan mensomasi media tersebut karena isi beritanya tidak berimbang dan terkesan memihak kepada terlapor. Apalagi media tersebut tidak konfirmasi kepada pelapor,” tegasnya.

Namun sayang Kepala Desa Randu Putih, H. Sukandar, saat dikonfirmasi terkait laporan LSM AMPP melalui sambungan WhatsApps irit komentar. Pertanyaan wartawan hanya dijawab singkat ‘Lanjutkan,” begitu tulisnya.(red)

Laporan Biro Probolinggo : Joko Andi S

loading...

News Feed