oleh

Kyai Misbah: Farhan al Wahhabi itu Pembohong (1)

BERITA9, JAKARTA – Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) KH. Misbahul Munir Kholil menyanggah keras pernyataan Farhan al Wahhabi yang mengatakan bahwa Imam Syafi’ie tidak pernah melafadzkan niat dalam setiap kali shalat.

“Saudara ustad Farhan, anda berbicara tentang agama, tetapi anda sering bohong. Kalau anda salah, saya bisa memaafkan, tetapi kalau anda bohong, anda tidak bisa mewakili agama Islam ini,” ujar Kyai Misbah.

Alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu berkata, “Saudara Farhan, anda berbicara tentang niat, anda bicara bacaan sampai tidak sampainya doa kepada ahli kubur, anda bicara tentang dzikir yang dikeraskan, lalu anda menisbatkan (dihubungkan) ini dengan Imam Syafi’ie, lalu anda mengatakan Imam Syafi’ie tidak melafadzkan niat ketika shalat, anda (Farhan) bohong!,” tegasnya.

“Kalau ada seseorang yang berbicara bukan bidangnya, dan anda tidak mengerti. Ini soal ilmu,” ujarnya.

Maka benar yang dikatakan oleh ahli hadis dari Madzhab Syafi’i, Al-Hafidz Ibnu Hajar:

وَإِذَا تَكَلَّمَ الْمَرْء فِي غَيْر فَنّه أَتَى بِهَذِهِ الْعَجَائِب

“Jika seseorang berbicara di luar keahliannya, maka ia menyampaikan hal-hal aneh” (Fathul Bari, 5/446)

Ketua Komisi Fatwa MUI DKI Jakarta itu melanjutkan, “Saudara Farhan mengatakan bahwa melafadzkan niat itu bukan pendapat dari Imam Syafi’ie, tetapi pendapat dari ulama Syafiiyah, anda (Farhan) bohong,”

Didalam kitab Ibnu Muqri Al-Mu’ajam halaman 317 Mari kita baca dengan seksama:

أَخْبَرَنَا ابْنُ خُزَيْمَةَ ، ثَنَا الرَّبِيْعُ قَالَ كَانَ الشَّافِعِي إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْخُلَ فِي الصَّلَاةِ قَالَ : بِسْمِ اللهِ مُوَجِّهًا لِبَيْتِ اللهِ مُؤَدِّيًا لِفَرْضِ اللهِ عَزَّ وَجَل َّاللهُ أَكْبَرُ

Mengabarkan kepadaku Ibnu Khuzaimah, mengabarkan kepadaku Ar-Rabi’, ia berkata: ”Imam Syafi’i ketika akan masuk dalam Shalat beliau mengucapkan: “Bismillah Aku menghadap ke Baitullah, menunaikkan kewajiban kepada Allah. Allahu Akbar.” (Ibnu Al-Muqri, Al-Mu’jam: 317)

Katanya Imam Nawawi tidak menganjurkan? BOHONG LAGI!

Mari kita cek lagi tulisan Imam Nawawi, pentarjih utama Madzhab Syafii:

وَالنِّيَّةُ بِالْقَلْبِ وَيُنْدَبُ النُّطْقُ قُبَيْلَ التَّكْبِيرِ.

“Dan niat di dalam hati. Dianjurkan mengucapkan niat sebelum takbir” (Minhaj Ath-Thalibin 1/26)

Perlu anda ketahui, kelompok Farhan itu menamakan diri mereka sebagai Salafi yang tidak menggunakan sistem bermadzhab dalam memahami dalil. Sehingga tatkala mereka berbicara soal madzhab maka akan terlihat lucu, menggelikan dan memperlihatkan kualitas keilmuannya. Rendah !!

Bersambung….. Edisi kedua ada video lengkap pernyataan KH. Misbah

loading...

News Feed