oleh

KPAI : Sebelum Dibuka, Sekolah dan Siswa Wajib Penuhi Protokol Kesehatan

BERITA9, JAKARTA – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang pendidikan, Retno Listyarti meminta pemerintah memastikan protokol kesehatan sudah diterapkan sebelum sekolah kembali dibuka.

Selain itu pemerintah juga harus memperhatikan kesiapan sekolah menjalani new normal pendidikan dengan taat terhadap protokol kesehatan.

Kata Retno, seluruh guru yang akan mengajar harus menjalani test PCR untuk memastikan bahwa mereka sehat dan tidak tertular Covid-19. Untuk itu, KPAI mendesak kepada Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 melakukan tes PCR secara acak kepada guru dan siswa di semua jenjang pendidikan.

“Ini penting untuk memastikan bahwa sekolah tidak akan menjadi klaster baru ketika pemerintah memutuskan membuka sekolah. Bahkan, di Tiongkok, para guru yang akan mengajar tidak hanya dites PCR, tetapi juga menjalani karantina selama 14 hari,” kata Retno, Rabu (10/6/2020).

Retno mengatakan, guna memastikan kesiapan berjalan sempurna, maka KPAI meminta pemerintah membentuk satuan tugas covid-19 pada level pendidikan.

Mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebab, situasi dan kondisi anak di masing-masing jenjang pendidikan berbeda-beda.

Sebelum sekolah dibuka, komite sekolah harus mengecek dan memastikan kesiapan para guru dan sarana di sekolah.

loading...

News Feed