oleh

Kisah Minuman Kaleng Kadaluwarsa Tanpa BPOM Merk ‘Yamato’, Bingkisan Lebaran PT Sumber Yala Samudra Muncar

BERITA9, BANYUWANGI – Minuman kaleng merk ‘YAMATO’, kini menjadi buah bibir dikalangan masyarakat Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Jadi buah bibir karena minuman kaleng tersebut menjadi bingkisan lebaran.

Dari keterangan dalam kemasan, minuman kaleng merk ‘Yamato’ tersebut sudah dalam kondisi kadaluwarsa. 

Bingkisan lebaran berisi sarden dan minuman kaleng mer ‘Yamato’ ini diberikan oleh PT Sumber Yala Samudra, kepada masyarakat sekitar perusahaan, pada jelang lebaran lalu.

“Begitu menerima, sebagian langsung dikonsumsi, terutama minuman kalengnya,” kisah Muhammad Taji, tokoh Dusun Sampangan, Senin (1/6/2020).

Baca Juga : Wartawan Banyuwangi Diduga Mendapat Ancaman Dari Bos Pengalengan Ikan Saat Wawancara

Setelah itu, barulah keluhan bermunculan. Khususnya dari masyarakat yang sudah meminum minuman kaleng merk ‘Yamato’ tersebut. Ada yang mual, hingga muntah-muntah.

“Syukurnya gak sampai ada yang jatuh sakit,” imbuh Taji, disaksikan sejumlah warga sekitar perusahaan pengalengan ikan PT Sumber Yala Samudra.

“Yang makin membuat kami kecewa, saat itu pimpinan Sumber Yala, menyebut bahwa meski sudah kadaluwarsa, minuman kaleng masih bisa dikonsumsi hingga setahun kedepan,” imbuh mantan Kepala Dusun Sampangan ini dengan nada kecewa.

Pantauan media, bingkisan lebaran sarden dan minuman kaleng merk ‘Yamato’ sebagian masih disimpan warga sekitar pabrik, husus kondisi kemasan minuman kaleng merk ‘Yamato’, memang masih bagus. Keterangan kadaluwarsa tertera EXP : 150220. Dan dalam kemasan tidak tertera keterangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga : Warga Muncar Banyuwangi, Keluhkan Polusi Dari Pabrik Pengalengan Ikan

Kepala Desa Kedungrejo, Ahmad Zaiho, mengaku sangat menyayangkan adanya bingkisan lebaran berisi sarden dan minuman kaleng kadaluwarsa yang diterima warganya. Menurutnya, jika hal tersebut memang disengaja dilakukan oleh pihak pemberi, maka itu bisa disebut sebagai pelecehan terhadap masyarakat.

“Jika itu disengaja, itu pelecehan namanya,” tegasnya.

Sementara itu, H Pandi, pihak PT Sumber Yala Samudra, menyampaikan bahwa sebagian sarden dan minuman kaleng merk ‘Yamato’ bingkisan lebaran, telah ditarik.

Baca Juga : Diduga Bingkisan Kadaluwarsa, Puluhan Warga Sampangan Muncar Datangi PT Sumber Yala

Dia juga menyampaikan bahwa isi bingkisan tersebut tidak ada yang kadaluwarsa. Terkait keterangan expired yang tertera, hanya sebuah kekeliruan proses print dalam kemasan.

“Sebagian oleh warga ada yang sudah diberikan ke saudara, dan dimakan tidak apa-apa,” ucapnya enteng.

Namun sayang, bos PT Sumber Yala Samudra, Dafid Wijaya Tjoek, terkait pemberian bingkisan berupa kaleng sarden  dan minuman yang kadaluwarsa belum bisa dikonfirmasi. (red)

loading...

News Feed