Jaksa Tuntut Hambali Tepat Sehari Joe Biden Dilantik

  • Bagikan

BERITA9, JAKARTA – Jaksa Militer Amerika Serikat menuntut Encep Nurjaman alias Hambali dan dua rekannya atas peristiwa bom Bali 2002 dan bom JW Marriot 2003 lalu.

Keterangan tersebut disampaikan Pentagon pada Kamis (21/1/2021) waktu setempat. Tuntutan tersebut dijatuhkan 18 tahun usai mereka ditangkap di Thailand.

Kini Hambali dan dua rekannya asal Malaysia Mohammed Nazir Bin Lep dan Mohammed Farik Bin Amin ditahan di penjara milik AS di teluk Guantanamo di Kuba.

“Tuntutan terhadap mereka termasuk persekongkolan, pembunuhan, upaya pembunuhan, dengan sengaja melukai orang, menyerang warga sipil, penghancuran properti, dan setelah pemeriksaan mereka semua melanggar hukum perang,” ucap keterangan Pentagon seperti dikutip dari AFP.

Pada 2016 Hambali sempat mengajukan penangguhan penahanan. Namun, ditolak karena dianggap berbahaya terhadap keamanan AS.

Hambali merupakan pemimpin kelompok radikal Jemaah Islamiyah. Kelompok itu dipercaya perwakilan Al-Qaeda di Asia Tenggara.

Jemaah Islamiyah diduga sebagai otak di balik Bom Bali 1 pada 2002 yang menewaskan 202 orang. Kelompok itu juga dituduh bertanggung jawab atas ledakan JW Marriot di Jakarta yang menewaskan 12 orang. (*)

loading...
  • Bagikan