oleh

Ini Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik Versi PLN

BERITA9, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) memastikan tidak akan menaikkan tarif listrik selama masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus korona.

Lonjakan tagihan, kata PLN, disebabkan murni karena pemakaian pelanggan.

Baca Juga : Kisruh Tagihan Listrik, Legislator : PLN Payah

“PLN tidak menaikkan tarif. Kenaikan tarif murni disebabkan karena pemakaian, karena banyak kegiatan di rumah menggunakan listrik,” ujar Direktur Niaga dan Pelayanan PLN Bob Sahril, Sabu lalu (6/6/2020).

Kata Bob, dalam menetapkan tarif, PLN menggunakan tarif rata-rata penggunaan listrik bulanan selama tiga bulan sebelumnya atau sebelum PSBB diberlakukan, yakni periode Desember 2019-Februari 2020.

PLN beralasan, aktifitas publik ditutup, para siswa belajar dirumah dan masyarakat bekerja dirumah alias work form home atau selama PSBB, PLN tidak menghitung meteran di masing-masing rumah.

Baca Juga : Diduga Usai Debat Dengan Oknum Petugas PLN, Ortu Kades Aliyan Wafat

Perhitungan yang dipakai, kata Bob, “Jadi, tiga bulan rata-rata normal tidak ada covid-19.

loading...

News Feed