SMPN 1 Singojuruh Banyuwangi Diduga Melakukan Pungutan Berdalih Sumbangan

  • Bagikan
Surat pernyataan sumbangan SMPN 1 Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. (Foto: Istimewa).

BERITA9, BANYUWANGI – SMPN 1 Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diduga telah melakukan pungutan terhadap walimurid berkedok sumbangan. Sumbangan melalui Komite tersebut sontak menjadi perhatian publik.

Seperti diketahui, pungutan berkedok sumbangan melalui komite tersebut tertuang dalam bentuk surat pernyataan. Dalam surat pernyataan tersebut juga disebutkan jumlah nominal mulai dari Rp 700, 800, 900 hingga 1.000.000.

“Terus terang kami keberatan dengan adanya penarikan berdalih sumbangan itu mas,” ujar, AF, salah satu wali murid SMPN 1 Singojuruh, Banyuwangi.

AF, wali murid yang tidak mau disebutkan namanya tersebut juga mengungkapkan, pemerintah melalui Menteri Pendidikan telah mensosialisasikan jika sekolah itu geratis. Namun kenyataan dilapangan berbeda.

“Saat ini pihak sekolah telah melakukan penarikan biaya sekolah dengan dalih Peran Serta Masyarakat (PSM),” ungkapnya.

AF, bilang tidak hanya berhenti disitu saja. Pihak SMPN 1 Singojuruh juga mengatur pungutan tersebut dalam sebuah surat pernyataan berbentuk sumbangan.

“Nah disitu seolah olah walimurid menyumbang tanpa ada paksaan. Anehnya jika itu murni sumbangan, kenapa harus dibuatkan surat pernyataan dan ditentukan nominalnya,” tutup AF.

Namun sayang Kepala Sekolah (Kasek) dan Komite SMPN 1 Singojuruh, Banyuwangi belum bisa dikonfirmasi. (*)

  • Bagikan