Polres Banyuwangi Ungkap Sindikat Narkoba, 1 KG Disita

  • Bagikan
Polresta Banyuwangi saat pers konsfrens penangkapan sabu sebesar 1 kilo gram.(foto: Istimewa).

BERITA9, BANYUWANGI  – Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap sindikat dan mengamankan sabu seberat 1 kilogram.

Keberhasilan pengungkapan sindikat narkoba ini sebagai kado terindah HUT Bhayangkara ke-76 dan kenaikan pangkat satu tingkat Kapolresta Banyuwangi, dari AKBP ke Kombes Pol.

Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap dan mengamankan sindikat Narkoba jenis sabu ini pada Rabu (30/6/2022) sekitar pukul 13.30 siang.

“Keberhasilan pengungkapan sindikat besar Narkoba ini hasil kerja yang bagus Kasatnarkoba, Kompol Rudy Prabowo,” kata Kombespol Deddy, ketika Pers Conference, Senin (4/7/2022) pagi.

Kombespol Deddy mengungkapkan, HRT (35) berhasil diamankan tim Satnarkoba di SPBU Genteng Wetan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, seberat 1 ons sabu,” ungkap Deddy Foury Millewa.

“Dari penangkapan itu, dilakukan pengembangan terhadap JP (29)  warga Pesanggaran, di dalam kamar JP ini ditemukan seberat 880 gram sabu,” tambahnya.

Dari penangkapan sindikat besar Narkoba ini, Kombes Deddy memerintahkan penyidik Satnarkoba Polresta Banyuwangi untuk mengembangkan kasus ini, dan mengungkapkan siapa pemasok sabu tersebut.

“Ketika mengamankan HRT, saya memerintahkan penyidik untuk mengembangkan kasus ini, dari siapa sabu seberat 1 ons itu. Dari pengembangan itulah, terungkap jika sabu tersebut didapatkan dari JP. Kemudian, Satnarkoba memburu ke Pesanggaran, dan mendapatkan sabu seberat 880 gram yang dibungkus plastik,” paparnya.

Pertama kali HRT ditangkap kata Kombes Deddy, Ia sempat bungkam dan tidak mau mengakui dari mana sabu seberat 1 ons itu didapat.

“Awalnya, dia tersangka HRT tidak tahu siapa pemasok sabu itu. Ia mengaku sabu ini diperoleh  dengan transaksi ranjau di jembatan masuk desa Pesanggaran kecamatan Pesanggaran dari seseorang yang mengaku berinisial JP yang alamatnya tidak jelas,” paparnya.

Dari penangkapan tersangka HRT ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa berat kotor 100 gram sabu, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitan tanpa nopol, 1 unit HP Merk Oppo warna hitam nomor sim 087765443774 imei 861280052724792. Sedangkan dari tangan JP, berhasil diamankan barang bukti berupa 1 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor 880 gram, 1  buah bungkus plastik warna hijau, 2  bendel plastik klip, 1 buah plastik warna hitam, 1 buah timbangan digital warna biru, 1 buah dus sepatu warna biru bertuliskan Yongki Komaladi, 1  unit sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu Nopol: P-4770-UJ, 1 (satu) unit HP Merk Vivo warna merah hitam nomor sim 081357682034 imei 869306041449399.

Lanjut Kapolresta Banyuwangi, guna pengembangan lebih lanjut, kami mengamankan dua tersangka ini di Rutan Mapolresta Banyuwangi. 

“Dua tersangka ini kami jerat  pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.

Deddy Foury Millewa menambahkan, untuk melengkapi  barang bukti dari dua tersangka ini, pihaknya mengirim barang bukti ke laboratorium forensik Polda Jatim.

“Penyidik kami sedang melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa para saksi dan tersangka, serta pengembangan penyelidikan,” tandasnya.(*)

  • Bagikan