Kejari Gusit Sudah Pegang Bukti Dugaan Korupsi Bibit Karet 

  • Bagikan

BERITA9, GUNUNGSITOLI – Terkait kasus dugaan korupsi pada pengadaan bibit karet okulasi PB 260 di Dinas Pertanian Kabupaten Nias pada tahun anggaran 2016, yang dimenangkan oleh CV. Nodela Solai/wakil direktur Dodi Triaman Mendrofa, dengan nilai kontrak Rp. 1.650 milyar pada saat pejabat pembuat komitmen (PPK) Kurniel Disaro Zendrato. 

Kasi Pidsus Kejari Gunungsitoli, Yus Iman Harefa mengatakan, saat ini sedang proses penyidikan. Penetapan tersangka masih belum.

Sebanyak delapan orang sudah diperiksa sebagai saksi,  di antaranya yang dari Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabid, dan PPK saat lelang tahap pertama.  

“Kurniel Disaro Zendrato selaku PPK tahap kedua-nya masih belum kita periksa. Tadi dia sudah datang hanya untuk menyerahkan dokumen asli,” ujarnya. 

Saat ditanya,  Yus Iman enggan memberitahukan pihak-pihak yang akan dipanggil terkait kasus korupsi ini. “Saya tidak mau mengatakan siapa-siapa.Yang penting,  pihak-pihak terkaitlah dalam pelaksanaan pengadaan itu, ” ucapnya.

Dikatakannya, sang Kepala Dinas juga akan ikut dipanggil sebagai saksi. “Kita menaikkan ke penyidikan,  karena kita telah menemukan indikasi adanya kerugian negara dan juga dua alat bukti,” pungkasnya. (red/bhm)

Kejari Gunungsitoli mengaku telah menerima sejumlah bukti kasus korupsi bibit karet (foto siswanto/BERITA9)
  • Bagikan