oleh

Intimidasi Karyawan BPR, Polisi Tangkap 30 Preman

BERITA9, SURAKARTA – Puluhan preman berkedok anggota sebuah organisasi massa (ormas) melakukan intimidasi kepada karyawan dan satuan pengamanan (satpam) sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Adipura di Serengan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/12/2020).

Aksi bengal para preman itu akhirnya terhenti setelah tim Polresta Solo mendatangi lokasi dan melakukan pengepungan. Para preman tengik yang berjumlah 30 orang itu akhirnya tak bisa berkutik.

Kapolresta Solo Komisaris Besar Pol Ade Safri Simanjuntak menerangkan, penangkapan itu bermula saat ada laporan salah satu kantor BPR didatangi sekelompok orang sekitar pukul 09.30 WIB.

Para preman diduga melakukan tindak intimidasi ancaman kepada karyawan BPR maupun petugas keamanan, baik fisik maupun psikis. Mendapat informasi itu, tim dari Polresta Solo dengan dibackup Ssatuan Brimob Polda Jateng bergerak mendatangi ke lokasi kejadian.

“Yang kita amankan sementara ini sebanyak 25-30 orang berikut barang bukti yang kita dapatkan di TKP,” kata Ade, Selasa (22/12/2020)

Adapun barang bukti yang diamankan itu antara lain alat pemukul berupa tongkat besi dan kendaraan bermotor yang tidak sesuai dokumen resmi. Ade mengatakan masih mendalami motif para pelaku yang mendatangi kantor BPR dan melakukan dugaan intimidasi ancaman kepada petugas BPR maupun petugas keamanan.

“Kita terus dalami motivasi maupun penggerak dari aksi massa ini. Kita tidak mau memberikan ruang sedikit pun bagi praktik-praktik premanisme, kekerasan di Kota Solo ini,” ungkapnya.

Para preman yang melakukan intimidasi diserok Polresta Surakarta. (Foto tangkapan layar)

Kombes Ade menegaskan pihaknya akan menindak secara tegas kepada siapapun yang melakukan aksi premanisme dan kekerasan di Solo.

“Kita pasti akan tindak tegas siapapun yang coba-coba berani melakukan aksi premanisme, maupun kekerasan di Kota Solo ini,” tegas dia. (red)

loading...

News Feed