99 Persen Rizieq Tersangka Penista Pancasila

  • Bagikan
Rizieq di Mapolda Pabar (foto imam/B9)

BERITA9, BANDUNG – Putri proklamator Republik Indonesia Sukmawati Soekarnoputri, belum lama ini melaporkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab, atas dugaan penistaan terhadap Pancasila. Sehingga  Sukma kerap bertandang ke Polda Jawa Barat guna mengecek sejauh mana polisi menyidik kasus yang ia laporkan.

Baru-baru ini terhembus kuat kabar bahwa tim penyidik Kepolisian Daerah Jawa Barat akan melakukan gelar perkara yang ketiga atas kasus penistaan lambang negara yakni Pancasila. Diepisode ketiga gelar perkara itu akan menentukan status hukum imam besar FPI ini sebagai terlapor, apakah statusnya naik menjadi tersangka atau bahkan sebaliknya.

Dikalangan awak media berhembus kabar, Rizieq sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kabar itu tentunya selaras dengan dengan statemen Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan bahwa status tersangka harus dilakukan sesuai dengan kerangka hukum dan harus sesuai aturan.

“Kemungkinan besar 99 persen  Rizieq akan menjadi tersangka, penyidik hanya tinggal satu persen yakni melengkapi keterkaitan bukti satu dengan bukti lainnya” ujar Anton di Mapolda Jabar, Kamis (26/1).

Anton berkata, dalam menetapkan status seseorang polisi tidak akan berbuat gegabag, “Kita tidak ingin menetapkan seseorang menjadi tersangka itu berdasarkan subjektivitas, tapi harus berdasarkan bukti-bukti hukum yang otentik,” ungkap Anton.
Anton pun meminta kepada anggota FPI untuk tidak berbuat onar dan melakukan demo saat polisi memeriksa Rizieq. Lebih baik mobilisasi massa dilakukan pada acara lain yang lebih bermanfaat.

“Dipemeriksaan mendatang di kantor Polda Jabar nggak perlu ada mobilisasi massa, karena ini masalah hukum dan Polda akan menindak tegas kepada massa yang coba-coba membuat kerusuhan di Jawa Barat,” tandasnya. (red/hwi)

  • Bagikan