oleh

Habis Nyolong HP, si Pencuri Ditangkap Dirumah Orang Tuanya di Paiton Probolinggo

BERITA9, PROBOLINGGO – Seorang pemuda asal Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ditangkap polisi. Pasalnya, ia diduga telah mencuri telepon seluler milik  seorang gadis asal Kecamatan Pakuniran.

Pemuda tersebut adalah berinisial AS (21 tahun) ia tak berkutik saat ditangkap oleh Tim gabungan Polisi Sektor (Polsek) Pakuniran dan Buser Polres Probolinggo wilayah timur saat meringkus, AS  di rumah orang tuanya pada Minggu (31/05/20).

Kapolsek Pakuniran, Iptu Habi Sutoko menjelaskan bahwa Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.

“Dikhawatirkan tidak hanya mencuri di wilayah Pakuniran saja,” katanya.

AS diringkus setelah mencuri Handphone android milik NQA (20 tahun), gadis asal Desa/Kecamatan Pakuniran. Aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi pada Sabtu (18/04/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban menaruh ponsel merk Vivo Y17 warna hitam-biru di tokonya yang berada di Dusun Kembang.

“Saat meninggalkan HP-nya di toko baju yang dijaganya, pelaku melancarkan aksinya. Setelah kembali ke tokonya, korban sudah tidak menemukan HP-nya lagi. Mengetahui HP-nya hilang, korban langsung melapor ke Mapolsek Pakuniran,” terangnya.

Setelah melakukan penyelidikan lebih dari 1 bulan, polisi menemukan titik terang, bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh AS. Saat ditelusuri, pelaku diketahui berada di rumah orang tuanya di Dusun Gayam, Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kemudian pada Minggu sekitar pukul 00.15 WIB, AS ditangkap polisi.

 Lebih lanjut Kapolsek Pakuniran Habi Sukoto menjelaskan, “Setelah melacak keberadaan pelaku, kami meringkus pelaku saat berada di rumah orang tuanya beserta barang bukti dari tangannya,”ujarnya.

 Sementara pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Pakuniran untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Polisi saat ini masih mencari tahu, kemungkinan AS melakukan aksi kriminal serupa di lain tempat. (red)

Laporan: Joko Andi S.

loading...

Komentar

2 komentar

Comments are closed.

News Feed