oleh

Dugaan Penyelewengan BLT Dana Desa, Puluhan Warga Serbu Kades Benelan Lor Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Puluhan warga Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, geruduk Kepala Desa (Kades) setempat. Mereka marah lantaran si kades diduga telah menyelewengkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT Dana Desa).

Dimana bantuan sebesar Rp 600 ribu tersebut disinyalir dijadikan ajang bagi-bagi untuk mantan tim sukses si kades. Lebih parah, bantuan justru banyak menyasar masyarakat berekonomi mapan, punya sawah, kebun dan mobil. Disisi lain, masyarakat miskin justru terabaikan.

“Seandainya para penerima BLT Dana Desa benar-benar masyarakat kurang mampu, pasti tidak aka nada aksi protes,” ucap Sulaiman, salah satu warga, Rabu (27/5/2020).

Baca Juga : Penyaluran BLT -DD Benelan Lor Banyuwangi Diduga Tidak Tepat Sasaran

Kepada wartawan, Kades Khairul Anam membantah jika telah menyelewengkan BLT Dana Desa. Bahkan dia mengaku tidak tahu menahu tentang kondisi perekonomian para penerima. 

“Saya tidak tahu menahu, semua sudah saya serahkan kepada para Ketua RT, dan Ketua RT yang memutuskan semua,” katanya.

Namun anehnya, meski mengaku tidak tahu menahu, BLT Dana Desa untuk H Imam Muhtadi, warga Dusun Krajan, Desa Benelan Lor, malah diantar langsung oleh si kades. Dan sudah bukan rahasia, H Imam Muhtadi, memiliki sawah, kebun dan mobil pribadi.

Makin menggelikan, BLT Dana Desa untuk H Imam Muhtadi ini dalam daftar penerima diatas nama kan sang istri, Asmaiyah. Atau terkesan disembunyikan dari masyarakat.

Baca Juga : Pembagian BLT DD Benelan Lor Terus Jadi Buah Bibir

Tak berhenti disitu, kedua anak H Imam Muhtadi, juga tercatat sebagai penerima BLT Dana Desa di Desa Benelan Lor. Yakni Ahmad Daniyal Farius dan Muhammad Helmi Lubis. Padahal menurut warga, tingkat ekonomi mereka tergolong cukup. Namun, ketiganya dikabarkan sebagai mantan tim pemenangan Kades Khairul Anam pada kontestasi Pilkades Serentak 2019 lalu.

Selain mereka, masih ada sederetan nama penerima BLT Dana Desa di Desa Benelan Lor, yang notabene memiliki sawah bahkan mobil pribadi.

Atas penjelasan Kades Kairul Anam, kini masyarakat Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, berencana akan melaporkan para Ketua RT diwilayah setempat. Mereka dianggap telah melakukan kompromi sehingga berakibat penyelewengan BLT Dana Desa. Terlebih terkait siapa penerima bantuan, oleh kades telah diserahkan sepenuhnya kepada para Ketua RT. (red)

loading...

News Feed