oleh

D’Karangtekok Desa Sumberwaru, Situbondo Sebagai Wisata Edukasi Pungut Sampah Dilaut

BERITA9, SITUBONDO – Sebanyak 26 Siswa Putra dan Putri Sekolah Dasar Negeri 2 Prante, Kecamatan Asembagus ,Kabupaten Situbondo, Jawa – Timur. Sabtu (14/3/2020) melakukan Bakti Sosial (Baksos) pungut sampah, dipantai Ketapang Sidodadi, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.


Kegiataan para siswa tersebut, dengan tujuan mengajak masyarakat sekitar pantai agar tidak membuang sampah sembarangan. Serta mengajak kepedulian terhadap lingkungan, khususnya didaerah Destinasi Wisata keramba apung D’Karangtekok.


D’Karangtekok, Dengan Wisata bahari pungut sampah dilaut. Merupakan Wisata baru, dan menarik minat sejumlah sekolah dasar untuk mengajak para siswanya berkunjung dan menikmati sensasi wisata edukatif ini.

Salah satu yang terlihat adalah kedatangan siswa siswi dari SD Negeri 2 Perante Asembagus.


Para siswa ini di ajak berpetualang ke pantai Dusun Sidodadi, Desa Sumberwaru, dengan menaiki Perahu berkapasitas 15 penumpang. Mereka lalu diajak keliling ke bibir pantai di wilayah Taman Nasional Baluran dan hamparan hutan mangrove.


 Suasana keceriaanpun telihat dari para siswa yang menikmati deburan ombak dan pemandangan eksotisme gunung baluran dari sisi barat taman nasional Baluran.

” Ini asyik pemandanganya dan seru kita berpetualang naik perahu,”ujar Fadil Heru, salah satu siswa.


Sepanjang perjalanan, para siswa pun juga dibekali dengan serok untuk mengambil sampah plastik yang mengambang di lautan. Satu persatu sampah plastik pun berhasil mereka tangkap. Aksi wisata pungut sampah ini sengaja dilakukan oleh pengelola D’Karangtekok, lantaran masih banyaknya budaya masyarakat yang membuang sampah ke laut. 


“Ini wisata yang edukatif yang kami suguhkan pada pengunjung terutama segmentasi pelajar, mereka kita ajak untuk melihat kondisi laut kita, yang banyak terdapat sampah plastik, sampah yang terkumpul lalu kita buat menjadi Ecobricks,” ujar pengelola D’Karangtekok, Sutikno.


Dukungan dari pihak sekolah ke wisata tersebut, menilai wisata unik. Sebab, dengan suguhan ini anak anak mendapat edukasi tentang pentingnya menjaga laut, apalagi juga mendapat ilmu baru tentang pemanfaatan sampah untuk Ecobricks. 


Seperti yang dikatakan sala satu guru SDN 2 Prante, Menurut kami, ini sangat menarik dan edukatif yang cocok untuk anak didik kita, apalagi usai berpetualangan memungut sampah di laut mereka juga langsung menikmati segarnya mandi di laut yang bersih,” ujar Suyanto, Guru SDN 2 prante.


Untuk menikmati wisata edukatif ini, pengunjung hanya perlu mengeluarkan kocek 40 ribu rupiah per anak dengan fasilitas makan dan minum. Selain susur sampah di laut, pengunjung juga diajak untuk melihat budidaya ikan kerapu dan lobster di dalam keramba apung. 


Lokasinya pun sangat mudah dijangkau, karena berada di utara jalur Pantura, kurang lebih 5 kilometer ke utara dari kompleks Puslatpur Marinir Karangtekok, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. (red)


Laporan: Sutikno

loading...

News Feed