oleh

Diisukan Punya Ilmu Santet, Rumah Warga Di Situbondo Dirusak Massa

BERITA9, SITUBONDO – Diduga dukun santet rumah Liasto, (65) asal Dusun Leduk, RT 01 RW 14 Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, rumahnya dirusak warga. Kejadian tersebut pada Kamis (30/4/2020).

Informasi dilapangan, sebenarnya kecurigaan warga terhadap Liasto dan Istrinya yang diduga mempunyai ilmu santet sudah sejak sebulan yang lalu. Menurut warga Liasto beserta sang istri pernah meninggalkan rumahnya. Baru dua hari kembali, namun dengan warga kembali ditolak.

Baca Juga : Gudang Kosong Di Situbondo Dilalap Api

Pada hari Jumat (1/5/2020), ratusan waga masyarakat Dusun Ledduk, Desa Sumberejo, Banyuputih, bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) melakukan mediasi di salah satu musolla setempat.

Ratusan warga tersebut meliputi perwakilan Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga) dan unsur perempuan serta pemuda.

Forkopimka bersama warga Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, saat mediasi dengan salah satu warga yang dikabarkan memiliki ilmu santet. (Foto: Sutikno/Berita9).

Sebagai mediator Kepala Desa (Kades) Sumberejo Izzul Kholid, Camat Banyuputih, Kapolsek Banyuputih, Koramil serta Kepala Dusun dan Ketu RT dan RW.

Sekitar 185 warga masyarakat, menyaksikan langsung jalannya mediasi. Dan hasil daripada mediasi yang telah disepakati adalah.

Baca Juga : Pelabuhan Jangkar Situbondo Tetap Beroprasi Dengan Penjagaan Ketat Polisi

1. Saudara Liasto 65 ( tertuduh ) warga monolak atau tidak menerima kembali di Dusun Ledduk untuk selamanya.

2. Keluarga Liasto, Istri, Anak, Menantu dan Cucunya, diperbolehkan kembali ke Dusun Ledduk dengan syarat mau bermasyarakat dan tidak memperkeruh suasana di masyarakat, dan siap membuat surat pernyataan.

3. Apabila ada tuntutan yang masuk di Polres dari pihak Liasto, Maka Keluarga Liasto segerah mencabut tuntutannya. Warga siap bertanggung jawab terhadap masalah isu santet.

Kapolsek Banyuputih AKP Heru Purwanto, SH, berharap Kepada semua warga masyarakat di Dusun Ledduk agar bisa memahami, menerima dengan apa yang kita sepakati bersama, ini demi kemaslahatan karena semua warga, harus kita ayomi bersama.

“Kami harap semua warga memahami dan menerima dengan apa yang telah kita sepakati bersama. Karena semua warga berhak mendapat pengayoman,” ujarnya. (red)

Laporan: Sutikno

loading...

News Feed