oleh

Daging Ayam Melonjak, Satgas Pangan Kota Probolinggo Sidak Pasar Baru

BERITA9, BANYUWANGI – Hari raya idul fitri 4 hari, pedagang daging ayam ras di pasar baru, Jl Panglima Sudirman, kota Probolinggo, Jawa Timur, mengalami lonjakan harga hingga mencapai Rp. 40 ribu per kilo.

Melihat kondisi tersebut Satgas Pangan Kota Probolinggo melakukan sidak kepasar baru yang berada di Jl Panglima Sudirman. Sidak dipimpin langsung oleh Kasat Soegyantoro.

 Saat sidak salah satu pedagang ayam ras pasar baru Erni menyampaikan ,Mungkin harga pakan ternak naik, jadi distributor kami ikut menjual tinggi. Sebelum naik Rp 40 ribu, kami bisa menjual hingga 40 kilo gram per hari, namun hari ini dan kemarin kami hanya menjual sekitar 10 kilogram saja. Sepi pembeli. ” Ungkapnya.

Sementara itu  Kepala DKUPP Gatot Wahyudi, juga mengungkapkan hal senada terkait naiknya harga daging ayam yang mencapai 40 ribu per kilo. “Di lapangan harga daging ayam Rp 40 ribu per kilo. Stok banyak, pembeli sedikit. Ada apa ini ? Lebih pembeli banyak, harga baru naik.

Kami berharap segera bisa mengurai benang kusut setelah dari distributor nanti, ”ujarnya.

 Setelah melakukan sidak di pasar baru Satgas Pangan langsung menuju distributor ayam yang diadakan di Mayangan. Sidak tersebut ditemui langsung pemiliknya.

Totok pemilik distributor mengungkapkan, dua hari yang lalu ia memasok ayam diambil dari Solo Jawa Tengah. Pasalnya, ayam lokal tidak mencukupi. Dan ia bisa memasok 3,5 hingga 4 ton dalam sehari untuk wilayah kota dan kabupaten Probolinggo.

“Di Lokal sini adalah 20 pabrik, artinya kami menjalin kemitraan pasok ayam. Cuma yang panen hanya 4 pabrik. Diperlukan lebih dari 3,5 hingga 4 ton, ”paparnya.

Distributor terakhir ayam ras UD. Probo Sakti yang berlokasi di Sumber Taman, Edy Santoso, bersama pemilik lainya menyediakan ayam yang disediakan dari Solo, Blora dan Yogyakarta. Jika Jawa Timur seperti Kabupaten Blitar, dan kota-kota lainnya tidak mampu menyediakan ayam, ia membeli dari luar Jawa Timur.

“Sesuai permintaan pemerintah, kami menyediakan 20 ton untuk wilayah kota Probolinggo dari pasokan ayam Jawa Tengah, jika Jawa Timur tidak dapat memenuhi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Heri Sugiono yang ikut dalam rombongan juga memberikan komentarnya dan ia akan melakukan tindakan tegas jika ada permainan harga pasar.

“Kami melakukan pengecekan ini setelah menerima laporan, dan kami akan mengecek langsung ke distributornya. Jika ada dugaan permainan harga, kami akan menjawab dan menerima sanksi, ”Pungkasnya. (red)


Laporan: Joko Andi S.

loading...

News Feed