oleh

Di Tangerang Selatan Ribuan Karyawan Kena PHK

BERITA9, TANGSEL – Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Endang Wahyuningsih mengemukakan, sejak bulan Maret 2020 banyak perusahaan yang beroperasi di wilayahnya melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kata Endang, setidaknya ada 2.754 pekerja di Tangerang Selatan (Tangsel) harus menyandang status sebagai pengangguran.

PHK dilakukan, lanjut Endang, karena perusahaan tidak mampu bertahan akibat dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19. Bahkan tak sedikit perusahaan terpaksa gulung tikar.

“Ribuan pekerja berasal dari sektor industri, kepariwisataan, dan hiburan seperti hotel dan restoran, serta usaha mikro kecil menengah (UMKM),” kata Endang dalam keterangan yang diterima pada Ahad (5/7/2020).

Rinciannya, 1.626 pekerja yang terkena PHK berasal dari 43 perusahaan. Lalu ada 882 pekerja dirumahkan dari 80 perusahaan dan 246 orang dari sektor UMKM. Namun dari ribuan pekerja tersebut tak hanya dari Tangsel tetapi berasal dari sejumlah daerah.

“Mereka tinggalnya ada di Depok, Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang. Itu semua yang kerja di Tangsel. Untuk warga Tangsel sendiri, terdapat 851 orang,” katanya. 

Saat ini, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel masih berupaya untuk mendata seluruh pekerja yang terkena PHK.

Khususnya warga Tangsel yang terkena PHK, Dinas Ketenagakerjaan Tangsel menghimbau para pekerja tersebut untuk segera membuat kartu prakerja.

Pemkot Tangsel akan berupaya memfasilitasi seluruh korban PHK tersebut dengan menyediakan pelatihan. “Pada tahun 2021, karena menggunakan anggaran 2021. Itu untuk yang warga Tangsel,” ujarnya. (red)

loading...

News Feed