oleh

Demo Tolak UU Ciptaker di Banyuwangi Ricuh, Polisi Amankan Pendemo

BERITA9, BANYUWANGI – Massa di Banyuwangi kembali turun kejalan. Mereka melakukan aksi demo tolak Omnibus Law atau Undang-undang Cipta Kerja jilid kedua. Kamis (22/10/2020) siang.

Demo yang diikuti oleh elemen masyarakat, mahasiswa, serta beberapa pelajar ini melakukan aksi di depan kantor (Pemkab) Pemerintah Kabupaten dan DPRD Banyuwangi. Sebelumnya ratusan massa ini bergerak mulai dari Universitas 17 Agustus (Untag) Banyuwangi.

Aksi demo, berujung ricuh, sejumlah pendemo melempari petugas yang berjaga dengan batu dan botol mineral. Di kantor DPRD massa memaksa masuk ke dalam gedung setelah merobohkan pintu pagar besi Gedung DPRD Banyuwangi.

Kericuhan pun tidak dapat terhindari. Massa seketika berhamburan saat polisi menghalau aksi demo tersebut. Polisi juga menembakkan water canon dan gas air mata untuk memukul mundur massa.

Sejumlah pendemo yang diduga menjadi provokator kericuhan tersebut diamankan polisi.

“Hingga kini kami masih mendata jumlah pendemo yang telah diamankan,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin di sela-sela pengamanan aksi demo.

Kapolresta Arman, mengimbau masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa untuk tidak ricuh ataupun merusak fasilitas umum.

Seperti diketahui, demo berhasil reda setelah massa ditemui Kapolresta Banyuwangi. Akhirnya, para pendemo bubar sekitar jam 17.00 WIB. (red)

Reporter: Haris

loading...

News Feed