Begini Aturan Baru Masuk Kota Bogor, Berlaku 27 November

  • Bagikan

BERITA9, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat mengeluarkan aturan baru yang berlaku bagi siapapun yang akan memasuki kota hujan tersebut, baik untuk keperluan wisata ataupun lainnya.

Rencananya aturan baru tersebut berlaku efektif mulai Sabtu 27 November 2021 hingga libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Pemkot Bogor melarang warga yang belum divaksinasi Covid-19 berwisata di Kota Bogor. Pemkot Bogor juga menyiapkan 3 sentra vaksin bagi pelancong yang belum divaksin namun tetap nekat berwisata. Kebijakan ini diklaim bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan gelombang baru Covid-19 menjelang libur akhir tahun.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Pemkab Bogor Perketat Masuk Puncak

“Jadi kalau mau ke Bogor silakan tapi ikuti aturan kita. Silakan mau jalan-jalan, bepergian, berwisata di Kota Bogor, tetapi pastikan sudah divaksin dan membawa buktinya. Bisa melalui aplikasi PeduliLindungi atau bukti fisik lain yang menunjukan sudah divaksin,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Balai Kota, Kamis (25/11/2021).

Bima Arya juga meyakini kebijakan ini tidak akan berdampak buruk terhadap pariwisata di Kota Bogor. Karena, kebijakan ini mampu menjawab keresahan yang selama ini dirasakan para pelaku usaha pariwisata.

“Jadi ketika tempat tempat wisata ini kita pastikan semua pengunjungnya sudah divaksin, maka akan lebih aman dan nyaman. Justru ini berdampak positif juga bagi pengunjung yang ada di Kota Bogor,” tandasnya.

Satgas Covid-19 Kota Bogor juga menyiagakan tiga sentra vaksin di mal BTM, Bakorwil, dan RS Siloam.

Baca Juga:

Kapolres Bogor Kota Bogor Kombes Susatyo Purnomo Condro menuturkan, sentra-sentra vaksin itu disiagakan bagi pelancong yang kedapatan belum divaksin saat berwisata di Kota Bogor.

“Sanksinya dibawa ke sentra vaksin untuk divaksin. Kita juga menyediakan 8 bus untuk mengantar para pengunjung wisatawan (belum divaksin) untuk ke tempat vaksin yang terdekat,” imbuhnya.

Susatyo menambahkan, nantinya pihaknya akan menyediakan petugas gabungan dengan jumlah anggota sebanyak 800 personel baik dari unsur TNI, Polri, Satpol PP hingga Dishub Kota Bogor untuk memastikan semua yang berkegiatan sudah divaksinasi.

Dengan cara, mereka akan berjaga di lima titik check point yang akan disiapkan untuk memantau baik para pejalan kaki hingga warga yang berolahraga sepeda di seputaran SSA dan Kebun Raya Bogor. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *