13 Warga Hilang Usai Jembatan Gladak Perak Ambruk

  • Bagikan

BERITA9, LUMAJANG – Putusnya Jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang membawa akibat yang sangat fatal. Dilaporkan ada warga yang hingga saat ini belum ditemukan.

Dari informasi yang dihimpun berita9.net dilapangan, setidaknya hingga Sabtu (4/12/2021) malam Pukul 22.30 WIB, ada sekitar 13 orang warga masih belum ditemukan.

“Ada warga yang masih belum ditemukan, untuk daerah terisolir belum bisa ditembus karena masih panas,” ujar Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Sabtu (4/12/2021).

Kata Andi, warga yang belum diketemukan itu semuanya warga saat Gunung Semeru meletus berada tidak jauh atau sekurang-kurangnya berada diarea sekitar Jembatan Gladak Perak.

Baca Juga:

Sementara itu Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan ada dua kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo.

Putusnya Jembatan Gladak Perak menyulitkan proses evakuasi. “Yang paling darurat lagi kondisi jembatan perak Gladak yang menghubungkan dua kecamatan putus. Ini menyulitkan proses evakuasi,” kata Thoriqul Haq kepada tim berita9.net melalui jaringan telepon, Sabtu (4/12/2021)

Diketahui jembatan tersebut menghubungkan Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo dan juga merupakan jalan nasional penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, putus diterjang lahar dingin gunung Semeru sekitar pukul 15.20 WIB.

Derasnya banjir lahar dingin menyebabkan jembatan sepanjang 100 meter yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dna Kabupaten Malang itu terputus. (*)

  • Bagikan