oleh

Bupati Nofiadi Resmi di Penjara BNN

BERITA9, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi menjebloskan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi kedalam penjara sesaat setelah BNN resmi menjadikan dirinya tersangka penyalahgunaan narkotik, Selama di bui, Nofiadi dilarang melakukan tugas dan wewenangnya sebagai orang nomor satu di Ogan Ilir.

Dimintai keterangannya di Jakarta, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Dodi Riatmadji, menyatakan, saat ini semua tugas tugas dan wewenang Bupati saat ini dipegang oleh Wakil Bupati Ilyas Panji Alam.

Dodi menjelaskan, pemakaian narkotika oleh Nofiadi adalah perbuatan tercela dan hina. Perbuatan itu sama halnya dengan berjudi dan berselingkuh.

“Sejak dilakukan penahanan, dia (Bupati) terkena sanksi tidak boleh melakukan tugas dan wewenang,” kata Dodi kepada Berita9, Selasa (15/3).

Dodi menjelaskan, dalam undang-undang, jika nanti Nofiadi masuk ke pangadilan dengan status sebagai terdakwa, maka ia akan diberhentikan sementara. Pemberhentian dari jabatannya menunggu ada kekuatan hukum tetap dari pengadilan.

Dodi menjamin roda pemerintahan di Kabupaten Ogan Ilir tidak akan terganggu meski Bupatinya masuk penjara.

Nofiadi ditangkap hari Minggu lalu di kediamannya bersama beberapa orang. Hasil tes urine yang dilakukan, dia positif mengionsumsi sabu. Bersama beberapa orang yang diamankan, Nofiadi dijadikan tersangka oleh BNN.

Ia dijerat dengan pasal Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1a) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun. (red/imam/ags)

loading...

News Feed