oleh

Beragam Cara Pemudik Akalin Petugas

BERITA9, JAKARTA – Tak ada rotan akar pun jadi, tak bisa mobil, truk pun jadi. Nampaknya pribahasa itu cocok disematkan bagi para pemudik yang dengan berbagai cara tetap mudik. Padahal terhitung sejak 24 April 2020 lalu, Pemerintahan telah melarang masyarakat mudik jelang lebaran ini.

Aneka modus pemudik untuk menghindari pemeriksaan petugas Operasi Ketupat di sejumlah check point, diungkap Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Kombes Benyamin.

Salah satu modus yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kendaraan truk untuk mengangkut kendaraan beserta pemudiknya. Pasalnya pengecekan petugas hanya diprioritaskan untuk kendaraan pribadi, bus, minibus dan sepeda motor.

“Penyekatan ini hanya untuk orang-orang yang mudik. Kalau truk barang, tidak dilarang melintas. Truk ini akhirnya dimanfaatkan untuk mengangkut mobil. Ya untuk mudik juga,” kata Kombes Benyamin dalam acara focus group discussion (FGD) bertajuk Peran Komunikasi Massa Dalam Pengendalian Gelombang Mudik Sebagai Upaya Mencegah Persebaran Covid-19, di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga : Mulai 1 Mei, Iuran BPJS Kesehatan Kembali ke Tarif Normal

Selain itu, ada juga yang menggunakan bus untuk melintas, jika diperiksa sekilas tak berpenumpang, namun mereka menyelundupkan pemudik di dalam bagasi bus.

“Bus untuk ngisi manusia, tetapi bukan di tempat duduknya, tapi di bagasinya,” ujarnya pula.

Ada juga travel yang menawarkan jasa pengantaran pemudik ke kampung halaman melalui jalan-jalan tikus yang tidak dijaga petugas.

Baca Juga : Update Covid-19 : Kasus Positif Tembus 10.118, Sembuh 1.522

“Ini sudah ditangkap oleh Polda Metro Jaya di perbatasan Cikarang Barat,” katanya lagi.

Benyamin memastikan Polri terus melakukan penyekatan kendaraan secara ketat, sehingga meminimalisir para pemudik sampai ke tempat tujuan.

Namun demikian, arus kendaraan barang tetap diizinkan melintas seperti biasa.

Baca Juga: Ancaman Penyerbuan AAMBI Berbuah Laporan Polisi

“Truk kami izinkan untuk melintas agar ekonomi tetap berjalan,” kata Benyamin.

Sebanyak 171 ribu personel gabungan Polri-TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka mengawal larangan mudik Lebaran 2020 selama masa pandemi Covid-19. Mereka bertugas sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 atau H+7 Lebaran.

Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo yang telah menyatakan melarang masyarakat tanpa terkecuali untuk mudik Lebaran di masa pandemi Covid-19. (red)

loading...

News Feed