oleh

Begini Tanggapan Manager Perkebunan Glenfaloch, Terkait Kabar Penebangan Kayu Bendo

BERITA9, BANYUWANGI – Penebangan kayu hutan jenis Bendo, yang diduga atas rekom Perusahaan Perkebunan Glenfaloch, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, dibantah oleh Manager Perusahaan Perkebunan Glenfaloch.

“Maaf, berita ini tidak Benar, Kanit Serse Polres dan  Polhut, hari Minggu sudah tinjau medan tidak ada penebangan kayu satupun, itu kayu yang roboh sudah lama dan ada yang membusuk milik kebun,” kata Bambang Heriyanto, Manager Kebun Glenfaloch, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, melalui sambungan WhatsApps.

Namun saat disinggung kenapa kayu beserta truk pengangkut diamankan pihak Kepolisian dirinya menjawab,kalau itu tanyanya ke pihak berwenang bapak, saya tidak bisa jawab dan Tanya ke Sinder saya yang kemaren dampingi Kanit & Polhut,” ungkapnya. Selasa (2/6/2020).

Sementara Sugianto Kepala Kantor, Perkebunan Glenfaloch mengatakan, kayu itu sudah roboh karena bencana kebakaran hutan empat bulan yang lalu. Terkait surat ijin atau rekom dirinya mengaku tidak tahu. 

“Mengenai surat ijin kita tidak tahu mas, itu wewenang pimpinan kami,” katanya.

Baca Juga : Ada Penebangan Kayu Hutan Diwilayah Kebun Glenfaloh Glenmore

Namun demikian, Pria yang juga Kepala Keamanan Kebun Glenfaloch, itu membenarkan jika ada dana masuk ke kantor dari hasil penjualan kayu sebesar 2 juta. Menurut laporan Sinder kayu tersebut dijual laku 3 juta, namun masih dibayar 2 juta.

“Katanya laku 3 juta, namun masih dibayar 2 juta,” jelas Sugianto, kepada wartawan, dikantornya. Selasa (2/6/2020).

Masalah kayu diamankan pihak Kepolisian, dirinya juga mengaku tidak tahu – menahu. “Kalau masalah itu saya tidak paham dan tidak tahu mas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada hari Sabtu (30/5/2020) diduga sebuah truk membawa puluhan kayu jenis Bendo diwilayah area Silo, Afdeling Carangan, Perkebunan Grenfaloch, Kecamatan Glenmore. 

Informasi dilapangan truk beserta puluhan kayu dan kuli angkut berhasil diamankan anggota Polresta Banyuwangi, sedangkan Sopir Truk tersebut berhasil melarikan diri.

Namun sayang hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi. (red)

loading...

News Feed