oleh

Beberapa Bulan Sertifikat Hilang, Pemilik Minta Bank BRI Banyuputih, Situbondo Tanggung Jawab

BERITA9, SITUBONDO – Kasus dugaan salah kasih sertifikat kepada orang lain yang dilakukan oleh pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Banyuputih ,Kabupaten Situbondo, Jawa – Timur, sejak bulan Juli 2019, kini mulai ada titik terang.

KLIK DISINI : UPDATE BERITA PENANGANAN VIRUS COVID-19 DI BESUKI

Pasalnya sertifikat milik Hariyanto Saputra asal Dusun Sidodadi, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih tersebut sudah kembali lagi ke Unit Bank BRI Banyuputih pada Rabu, (18/3/2020).

Kepada Wartawan Hariyanto Saputra, pemilik sertifikat bersama kedua pengacaranya yakni, Khoirul Anam dan H. Bayu Krisnapati, mendatangi Bank BRI Unit Banyuputih, guna memastikan kebenaranya.

Baca Juga : Sertifikat Nasabah Hilang, Kepala BRI Banyuputih Akui Teledor

Seperti diketahui Pihak Bank BRI Unit Banyuputih telah salah mengasihkan sertifikat yang menjadi anggunan kepada orang lain sejak bulan Juli 2019 lalu.

“Bersama dua Pengacara, kita datangi Pihak Bank BRI Unit Banyuputih, untuk meminta kejelasan dan bermaksud untuk membicarakam ganti rugi yang kita alami selama sertifikat hilang,” katanya. Sabtu (21/3/2019).

KLIK DISINI UPDATE VIRUS COVID 19 DI INDONESIA

Selain itu, Masih Hariyanto, kami juga bertujuan untuk mediasi dengan pihak Bank membicarakan atas kerugian yang selama ini kita tanggung akibat hilangnya sertifikat tersebut.

Baca Juga : Nasabah BRI Unit Banyuputih Kecewa Sertifikat Jaminan Lenyap

Khoirul Anam, salah satu pengacara Hariyanto Saputra, menuturkan,saat didatangi, terkesan pihak Bank BRI Unit Banyuputih tidak mau bertanggung jawab. 

“Tujuan kami hamya minta dimediasi untuk berdiskusi, guna mempertimbangkan kerugian, selama enam bulan yang klien kami alami,” ungkap Khoirul Anam.

Baca Juga : Anggota Polisi & TNI Di Banyuwangi Viral, Sosialisasi Cegah Virus Corona Keliling Menggunakan Becak

Atas kejadian ini Hariyanto Saputra berharap, selama memperjuangkan sertifikat kembali ketangannya yang hilang selama ini yang diduga di sebabkan keteledoran pihak Bank BRI unit Banyuputih agar ada ganti rugi.

“Kami berharap ada ganti rugi buat kita dari pihak Bank mas,” pungkasnya.
Namun sayang Hingga berita ini ditulis Kepala Bank Unit Banyuputih, belum bisa konfirmasi. (Red)

Laporan: Sutikno

loading...

News Feed