oleh

Ada Tandon Air & Hand Sanitizer, Warga Banyuwangi Leluasa Berkerumun

BERITA9, BANYUWANGI – Raut suka cita terlihat dikalangan massa tenda tolak proyek Geolistrik gunung Salakan, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Penerapan physical distancing covid-19, tidak berlaku bagi mereka.

Perlakuan khusus tersebut didukung dengan adanya bantuan tandon air dan hand sanitizer dari petugas Polsek Pesanggaran yang ditempatkan diarea tenda yang dihuni massa.

Mari sukseskan Milad ke 9 BERITA9 dengan aksi sosial distribusi alat kesehatan ke 9 RS di 9 Kota / Kabupaten

Seperti diketahui, sejak beberapa bulan lalu hingga pendemi covid-19, tenda tersebut selalu menjadi pusat berkumpulnya massa siang maupun malam.

Baca Juga : KRL Batal Berhenti, Pemkot Bogor Sangsi Penyebaran Covit-19 Bisa Ditekan

Kapolsek Pesanggaran, AKP Mujiono menyampaikan, bantuan tendon air dan hand sanitizer diberikan untuk Satgas Covid-19 Desa Sumberagung.

“Semoga seluruh masyarakat tidak terjangkit atau tertular virus corona,” katanya. Jumat (17/4/2019).

Baca Juga : Pandemi Covit-19 Ladang Pahala

Menurut Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan, bantuan tersebut disalurkan ditenda tolak proyek geolistrik gunung Salakan, atas arahan pihak kepolisian. Dengan begitu massa yang sering berkerumun disitu bisa tetap menjaga kebersihan.

Saat massa rajin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer, diharapkan dapat menekan penyebaran covid-19 diwilayah setempat meskipun sedang berkumpul.

Sebagaimana diketahui umum kumpulan massa di tenda tersebut tidak pernah diupayakan untuk bubar meski Banyuwangi sedang melakukan penerapan physical distancing.

Baca Juga : PDI Perjuangan & Ormas Banyuwangi Bagikan Paket Sembako & Ratusan Masker

“Itu kebijakan Polsek,” cetus Camat yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Pesanggaran.

Seperti diketahui, Kabupaten Banyuwangi, telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran covid-19. Khusus di Kecamatan Pesanggaran, dalam catatan ada 26 orang dalam pantauan (ODP).

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pihak kepolisian, dengan begitu warga tetap bisa bebas berkerumun, namun dengan tetap menerapkan pola hidup sehat, harapan kami aksi bagi-baginya jangan hanya ditenda Pancer saja, tapi juga ke sekolahan, pondok pesantren dan masyarakat luas,” ucap salah satu warga.

Baca Juga : KPK Apresiasi Pejabat Lapor Gratifikasi Dimasa Pandemi

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Banyuwangi, Zamroni menyebut gebrakan ini sebuah langkah bagus dan inovatif dari kepolisian. Dia berencana akan bekerja sama dengan sejumlah LSM dan pengurus-pengurus masjid di Banyuwangi untuk dapat mengajukan permohonan bantuan tandon air dan hand sanitizer.

Dengan demikian, masyarakat akan tetap dapat menjalankan ibadah terutama di bulan suci Ramadhan dan berkumpul di masjid asalkan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Baca Juga : Menristek Dikti : Tolok Ukur Kinerja PT Dilihat dari Akreditasi

“Kita akan minta kepolisian menyediakan tandon air dan hand sanitizer itu tidak hanya di tenda kerumunan massa tolak tambang emas, masak tenda difasilitasi tapi masjid tidak,” ujarnya. (red)

Laporan: Joko Prasetyo

loading...

News Feed