oleh

Usai Ramai di Media, Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, Kembalikan Dana Pemulasaraan PDP Asal Cluring

BERITA9, BANYUWANGI – Usai ramai dibicarakan khalayak umum dan menjadi sorotan utama media lokal dan nasional, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi bergerak cepat.

Mereka mengembalikan secara utuh seluruh biaya yang dikeluarkan keluarga saat mengurus jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 asal yang dirawat di RS Al Huda Gambiran.

Biaya sebesar Rp 4,9 juta itu telah dikembalikan kepada keluarga mendiang pasien.

“Sudah dikembalikan ke keluarga. Sudah clear semua. Ada mispersepsi di lapangan karena RS swasta ketika kasus itu terjadi belum resmi sebagai RS rujukan sesuai ketetapan pemerintah, jadi tidak bisa swab. Masalahnya, tidak ada laporan ke Gugus Tugas soal biaya itu. Kalau dilaporkan, pasti langsung ditangani,” ujar Jubir Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Sabtu (30/5/2020).

Dokter Widji berkata, untuk pelayanan pasien covid-19 di rumah sakit rujukan, seluruh biaya ditanggung pemerintah. Hal itu sesuai dengan surat dari Menteri Kesehatan RI.

Khusus di Banyuwangi, lanjut Rio-sapaan akrab dokter Widji- ada 6 RS rujukan covid-19 sesuai keputusan Gubernur Jatim. Enam RS tersebut yakni RSUD Blambangan, RSUD Genteng, RS Al Huda, RS Fatimah, RS Bhakti Husada, dan RS Graha Medika.

Rio menjelaskan, kasus kutipan biaya ke keluarga PDP asal Kecamatan Cluring itu terjadi karena saat itu RS Al Huda belum memiliki kemampuan untuk melakukan tes swab sebagai RS rujukan. Mengingat RS Al Huda baru ditetapkan sebagai RS rujukan pada 9 Mei 2020. Sementara pasien bersangkutan telah dirawat sejak 7 Mei 2020, hingga dinyatakan meninggal pada 12 Mei 2020 lalu.

“Jadi ada mispersepsi di bawah. Ke depan, hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi,” ujarnya.

Sementara perwakilan keluarga pasien almarhum Jamal mengucapkan terima kasih kepada Gugus Tugas Covid-19.

“Alhamdulillah kami lega, Gugus Tugas bergerak cepat menyelesaikan masalah ini,” ujar perwakilan keluarga. (red)

loading...

News Feed