oleh

Tim SAR Evakuasi Korban Longsor di Palopo

BERITA9, PALOPO – Tim rescue pos unit siaga SAR Palopo bergerak cepat setelah mendapat informasi adanya longsor di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/6/2020) jam 20.30 WITA Akibat longsor, jalan Trans Sulawesi Palopo – Toraja putus total.

Tim rescue membantu evakuasi warga saat terjadi longsor agar meminimalisir korban jiwa dan mengantisipasi longsor susulan.

“Kami baru mendapatkan informasi dari media massa bahwa terjadi longsor di jalan poros Palopo-Toraja, dan para rescuer sudah diperintahkan segera menuju ke lokasi kejadian,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar Mustari, Sabtu malam (27/6/2020).

Kantor SAR Makassar segera memerintahkan tim rescue Pos Unit Siaga SAR Palopo untuk melakukan proses evakuasi para warga yang masih bermukim di wilayah sekitar bencana guna mengantisipasi adanya longsor susulan.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pihaknya tetap menyiapkan tim penyelamat untuk membantu proses evakuasi warga serta langkah antisipasi berulangnya kejadian tersebut yang terjadi pada Jumat (26/6/2020), pukul 16.46 WITA.

Kejadian longsor terjadi sore hari menjelang malam, sehingga tim rescue belum dapat berbuat banyak, sehingga proses evakuasi dilanjutkan pada Sabtu pagi hingga petang.

“Setelah mengevakuasi beberapa warga, dan dikarenakan tidak ada korban jiwa maka rescuer kembali ke Posko, dan dilanjutkan dengan pemantauan,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan menginformasikan bahwa akibat longsor, ada tujuh rumah hancur akibat tanah longsor di Kelurahan Battang Barat.

“Ada tujuh rumah yang hancur, lima di antaranya hanyut terbawa longsoran,” sebut Kepala BPBD Sulsel Ni’mal Lahamang, Sabtu (27/6/2020).

Dampak longsor juga membawa serta badan jalan nasional kejurang dan terputus sepanjang kurang lebih 180 meter. Sedangkan kerugian material warga setempat ditaksir senilai Rp5 miliar. Tidak ada korban jiwa namun pengungsi tercatat 60 orang atau 10 kepala keluarga. (red)

loading...

News Feed