oleh

LSM LIRA Segera Laporkan Tambang Galian C Ilegal & PT. Semen Imasco Asiatic

BERITA9, PROBOLINGGO – Kegiatan produksi yang mulai dilakukan oleh PT. Semen Imasco Asiatic di Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, hal itu diduga menjadi pemicu maraknya kegiatan pertambangan ilegal (illegal mining) di Kabupaten Jember. 

“Kami menduga bahan baku yang selama ini dikirim ke pabrik tersebut berasal dari tambang ilegal di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya,” kata Walikota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Kota Probolinggo, Eko Prasetyo. Kamis, (24/07/2020).

Eko, panggilan akrab walikota LSM LIRA Probolinggo, mengungkapkan, berdasarkan investigasi yang dilakukan bersama LSM LIRA Kabupaten Jember, beberapa minggu terakhir, pihaknya menemukan beberapa titik galian c yang diduga ilegal yang menyuplai clay ke pabrik imasco. 


Tak hanya clay, lanjut Eko, Pasir Besi asal Kabupaten  Lumajang, yang digunakan dalam produksi diduga ilegal. Sebab, hingga saat ini di Kabupaten Lumajang belum ada izin galian B Pasir Besi yang di keluarkan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. 

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas ESDM Jawa Timur, ternyata sampai saat ini belum ada ijin galian c di desa Curahtakir, Kabupaten Jember dan ijin galian B di Kabupaten Lumajang,” ujarnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati LIRA Kabupaten Jember, Achmad Sudiyono. Pihaknya akan segera melaporkan kegiatan pertambangan ilegal di Kabupaten Jember kepada pihak yang berwajib.

“Kita akan segera  layangkan surat pengaduan ke Polda Jatim. Bukan hanya kegiatan pertambangan ilegal yang akan kami laporkan, tapi pabrik sebagai penadah bahan tambang ilegal juga kami laporkan,” jelasnya.

Namun sayang hingga berita ini ditulis, pihak penambang yang diduga  ilegal di Desa Curahtakir, Kabupaten Jember, serta pihak pabrik PT. Semen Imasco masih belum dapat konfirmasi. (red)


Reporter: Tim

loading...

News Feed