oleh

Kadus Krajan Kedungrejo Muncar Diduga Korupsi Proyek Pujasera Galaxy Fun

BERITA9, BANYUWANGI – Kasus dugaan korupsi uang rakyat sekaligus pungli disinyalir menjadi penyebab mangkraknya proyek pujasera Galaxy Fun, di Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Dan yang mencengangkan, pelakunya adalah Pimpinan Proyek (Pimpro) nya sendiri. Yakni Hariyanto, yang tak lain adalah Kepala Dusun (Kadus) Krajan.

Data temuan awak media, proyek pembangunan pujasera Galaxy Fun, di Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, dilakukan beberapa tahap. Tahap pertama, dibiayai dari anggaran APBDes tahun 2015, sebesar Rp 218.168.600. Ditahun 2016, pekerjaan tahap kedua menghabiskan biaya Rp 57.447.083.

Anggaran tersebut, sudah termasuk untuk pemasangan paving blok K-300, sebesar Rp 82.542.238. Namun faktanya, Kadus Hariyanto diam-diam memungut uang dari sejumlah warga disekitar lokasi pujasera Galaxy Fun. Nominal yang dipungut pun besarannya cukup fantastis, minimal Rp 2 juta per orang. Bahkan ada yang lebih besar.

Alasanya untuk pengadaan paving blok di proyek pujasera Galaxy Fun. Warga yang bersedia membayar, di iming-iming akan diberi lapak. Padahal, untuk pengadaan paving blok, sudah jelas-jelas dianggarkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek pujasera Galaxy Fun.

Dari sini, diduga kuat dalam proses pembangunan pujasera Galaxy Fun, di Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, telah terjadi praktik korupsi uang negara sekaligus pungli. Dan itu dilakukan oleh Kadus Krajan, Hariyanto.

Dikonfirmasi wartawan, dengan gamblang Hariyanto mengakui bahwa dia menarik uang kepada masyarakat sekitar pujasera Galaxy Fun. Sebagai gantinya, mereka dijanjikan lapak untuk berjualan. 

“Saya ditumbalkan ini. Karena saat itu saya hanya disuruh oleh Pak Kepala Desa (Kepala Desa Kedungrejo yang lama, Mohamad Abdurakhman),” katanya, Rabu (5/8/2020).

Atas kejadian ini, masyarakat berharap kasus korupsi uang rakyat dan pungli dalam proyek pujasera Galaxy Fun, di Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ini bisa diusut tuntas. Dan para pihak yang terlibat diminta untuk diproses hukum. (red)

loading...

News Feed