oleh

Kabar Dugaan Jual Beli Lahan Di PTPN XI Jolondoro Terdengar Publik

BERITA9, BANYUWANGI – Kabar dugaan jual beli lahan diwilayah Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XI PG. Semboro, Dusun Jolondoro, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, mencuat. 

Mencuatnya kabar dugaan jual beli lahan diwilayah PTPN XI Jolondoro, tepatnya di perbatasan Afdeling Carangan, Kebun Glen falloch, ini juga disinyalir melibatkan oknum pegawai kebun PTPN XI, Jolondoro.

“Kami mendengar warga menjual belikan lahan tersebut dengan dalih ganti rugi mas,” kata YN, warga setempat kepada Wartawan. Jum,at (17/7/2020).

Dalam praktik proses dugaan jual beli lahan tersebut, kata YN, infonya juga ada keterlibatan pegawai kebun PTPN XI Jolondoro, yang berinisial, MS.

“Jual beli lahan tersebut katanya juga melibatkan pihak kebun yang berinisial MS,” terangnya.

Bahkan tidak itu saja, masih YN, ada sekitar 14 hektar lahan HGU milik PTPN XI, Jolondoro, yang berada diwilayah perbatasan PTPN XII Kendenglembu, juga digarap oleh orang luar wilayah Desa Karangharjo.

” Kuranglebih 14 hektar lahan milik PTPN XI Jolondoro, juga digarap oleh orang luar wilayah Desa Karangharjo, seperti Desa Kajarharjo, Kalibaru, lha ini ada apa,” cetusnya.

Sementara Suryo, SKW PTPN XI PG, Semboro, Dusun Jolondoro, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, saat dikonfirmasi terkait dugaan jual beli lahan diwilayahnya enggan berkomentar.

” Itu sudah ada team aset dari direksi PTPN XI di Surabaya dan ada perwakilannya di PG. Semboro yang menangani. Dan saya penanggung jawab tanaman tebu Pak,” ujarnya.

Sementara atas kejadian ini warga berharap penegak hukum segera turun lapangan untuk menyelidiki kasus dugaan praktik jual beli lahan di wilayah PTPN XI PG. Semboro, Dusun Jolondoro, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Tujuanya untuk meminimalisir terjadinya praktik jual beli lahan. (red)

loading...

News Feed