oleh

Jelang Pilbup, Forkom PNPB Sowan Ke PCNU Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI –  Pesta demokrasi Pilbup Banyuwangi yang akan digelar 9 Desember 2020 mulai terasa hangat. Hal tersebut dirasakan dari kalangan masyarakat menengah kebawah dan juga keatas.

Seperti yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Partai non Parlemen Banyuwangi (FORKOM PNPB) yang terdiri dari 7 partai yakni, PKPI, BERKARYA, PERINDO, PAN, GARUDA, PSI dan PBB, merapatkan barisan dengan sowan ke Kantor PCNU Banyuwangi. Senin (17/8/2020).

Kedatangan FORKOM PNPB ke Kantor PCNU Bumi Blambangan ini  berkoordinasi dan menyatakan sikap bahwa demokrasi di Banyuwangi tidak boleh mati.

Hal tersebut di sampaikan oleh Alex Budi Setiawan, SH, MH selaku ketua FORKOM PNPB sekaligus ketua DPK Banyuwangi dari partai PKPI.

“Apabila Pilbub Banyuwangi, kali ini tidak ada calon pasangan yang maju untuk bertarung dalam kontestasi politik melawan pasangan Ipuk Fiestiandani dan Sugirah, maka yang akan terjadi bumbung kosong yang akan muncul,” kata Alex Budi Setiawan, yang juga pengacara.

Alex,  juga menambahkan dalam demokrasi elektoral, ini menandakan telah matinya sebuah sistem demokrasi di Banyuwangi. Apabila hal tersebut benar terjadi, maka kami sepakat bersama PCNU Banyuwangi, nantinya akan bersikap dan menentukan arah Politik,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Ali Makki Zaini yang akrab disapa Gus Maki. Kita PCNU Banyuwangi hingga detik ini belum menentukan arah dan belum bersikap. Tapi bila sudah tiba saatnya maka kami nanti akan menyatakan arah dan bersikap demi kemaslahatan masyarakat Banyuwangi”. Ungkap Gus Maki panggilan akrabnya. 

Sementara  wakil Ketua Partai Berkarya Heri Wijatmoko, SH, yang didampingi oleh Hendi Bambang Suroso, selaku sekretaris Partai Perindo Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan.Kita semua disini sepakat dan satu arah dengan Partai Non Parlemen Banyuwangi.

“Bersama PCNU Banyuwangi, kita sepakat untuk bisa menghidupkan demokrasi di Banyuwangi, jangan sampai pilkada nanti muncul bumbung/kotak kosong yang justru akan membuat malu dan merusak citra demokrasi di Banyuwangi”, terangnya.

Seperti diketahui kordinasi dan komunikasi selanjutnya akan terus dilakukan oleh Partai Non Parlemen Banyuwangi, yang tergabung dalam (FORKOM PNPB) dengan PCNU. Mengingat hingga detik ini belum muncul calon yang akan maju dalam Pilkada Banyuwangi melawan pasangan Ipuk Fiestiandani dan Sugirah yang sudah mengantongi Partai PDIP dan Nasdem. (red)

Reporter: Haris.

loading...

News Feed