oleh

Ini Alasan DPRD Banyuwangi Kritisi Kinerja Satgas Covid-19

BERITA9, BANYUWANGI – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto yang mengkritisi kinerja Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, bermaksud menyelamatkan seluruh elemen masyarakat Bumi Blambangan dari bahaya penyebaran covid-19.

“Ini masalah serius yang megancam masyarakat,” ucap Michael Edy Hariyanto, Senin (13/4/2020).

Kampanye BERITA9 melawan virus covid-19

Kata Michael, dewan menilai Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, belum serius bekerja. Kalah dengan personil TNI Polri yang sudah jauh-jauh hari beraksi dilapangan, belum disupport anggaran. Bahkan, untuk keperluan membeli masker dan makan minum selama bertugas, mereka harus merogoh kocek pribadi.

Baca Juga : Dinilai Lamban, ASKAB Soroti Satgas Covid-19 Banyuwangi

Begitu juga satgas ditingkat desa, relawan sudah terbentuk. Tapi mereka belum pernah mendapat pelatihan tentang protokol penanganan kasus covid-19.

“Mereka juga belum dilengkapi APD (alat pelindung diri), padahal mereka itu yang berada digarda depan, dan tak lama lagi akan ada arus mudik,” cetus politisi Partai Demokrat ini.

Termasuk tenaga medis, masih kata Michael, jika terus-terusan mengalami kekurangan APD, siapa yang akan bertanggung jawab. Disisi lain para dokter dan tenaga medis adalah tumpuan seluruh masyarakat ditengah bencana nasional covid-19. 

“Untuk itu mari kita bersatu, saling bergotong royong mendorong keseriusan Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dalam menangani kasus di masyarakat. Jangan mau diadu domba oleh pihak tak bertanggung jawab yang seolah-olah memposisikan wakil rakyat sedang menyalahkan oknum atau pihak tertentu,” tegas Michael.

Baca Juga : Lawan Covid -19, Pengusaha Batik Banyuwangi, Bagikan 1000 Masker Gratis

Keselamatan masyarakat, lanjutnya, harus diatas segala kepentingan apa pun. Terkait penanganan pasien meninggal dunia dengan hasil tes swab positif covid-19, di Desa Kembiritan, Michael mengakui pernah meminta Direktur RSUD Genteng, untuk dicopot. Namun hal itu dilontarkan bukan kepada oknum, pribadi atau bahkan dipelintir pada kalangan petugas medis.

“Jangan salah, disitu saya tidak menyerang pribadi, tapi pejabat pengambil kebijakan di RSUD Genteng, karena dalam jabatan tersebut ada nasib masyarakat, nasib perawat dan petugas medis yang harus dipastikan keselamatanya,” ulas Michael.

Baca Juga : Tanpa Hasil Tes Warga Muncar Dipulangkan, DPRD Banyuwangi Pertanyakan Kinerja Gugus Tugas Covid-19

Sementara itu, di Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, terdapat anggaran Rp 78 miliar. Yang hingga kini dewan pun belum tahu kapan dikucurkan untuk penanganan wabah virus Corona di masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, juga berharap Gugus Tugas Covid-19 untuk lebih serius. Serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu, saling bergotong royong melawan penyebaran virus korona.(Red)

Laporan: Joko Prasetyo

Judul diatas telah berubah, dari sebelumnya : Sikap Kritis DPRD Tentang Covid -19 Tidak Menyalahkan Siapapun, Tapi Demi Masyarakat Banyuwangi,”

loading...

News Feed