oleh

Gowes Bersama Walikota Probolinggo Kunjungi Kampung Tangguh dan Stand UMKM Kademangan

BERITA9, PROBOLINGGO – Minggu pagi (14/06/20) Bersama Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, didampingi Wakil Walikota Mohammad Soufis Subri, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gowes bersama berkeliling dan menuju Kampung Tangguh Semeru (KTS) Kademangan Permata Regency.

Walikota bersama rombongan setibanya di KTS Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, langsung meresmikan check point dengan seremonial pengguntingan pita.

Di check point khusus kendaraan roda dua itu, terdapat tulisan bagi mereka yang memasuki area KTS wajib memakai masker, berhenti selama 10 detik di area penyemprotan disinfektan dan segera cuci tangan sesampainya di tempat tujuan.

 Disamping itu juga Wakil Walikota Muhamad Soufis Subri, menyampaikan beberapa hal bahwa dalam kondisi pandemi Covid – 19 masyarakat harus tetap waspada. Utamanya kepada lansia dan anak-anak yang harus selalu dijaga, jangan keluar dari protokol kesehatan Covid – 19.

Subri, juga menyampaikan bahwa memasuki new normal ini, jangan sampai new normal merubah mindset bahwa Covid -19 telah berlalu. Alhamdulillah disini sudah terbentuk Kampung Tangguh Semeru. Sesuai harapan beliau (wali kota) jangan sampai sifatnya hanya ceremonial. Dan kami juga berharap jangan sampai ada warga yang terpapar Covid – 19,” ujarnya.

 Di sela gowes walikota bersama rombongan juga mengadakan senam bersama warga lalu berkeliling melihat stand UMKM, yang penjualnya adalah warga setempat. Menu yang dijual pun bermacam makanan dan minuman.

Tidak hanya itu, warga juga bisa donor darah dan rapid test Covid – 19 secara gratis yang telah disediakan oleh Puskesmas Kedopok.

 Wali Kota Habib Hadi, saat meninjau stand dan menyampaikan pesan agar warga memasarkan produknya melalui media sosial (medsos).

“Manfaatkan medsos apapun, bisa facebook, instagram atau lainnya untuk berjualan. Karena sekarang ini medsos bisa menjadi media pemasaran yang tepat untuk UMKM,” pesannya.

Disela kunjunganya Walikota dan wakilnya itu  juga sempat mampir di pedagang cilok atau pentol yang saat itu sedang ramai pembeli, merasa penasaran walikota dan Wakil Walikota itu pun ikut antri untuk membeli cilok tersebut. 

 “Ini mengingatkan masa kecil saya, dulu harus beli cilok setiap hari,” ujarnya. (red)


Laporan Biro Situbondo: Joko Andi S.

loading...

News Feed