oleh

Forpimka Glenmore Tinjau Pabrik Sabut Kelapa Di Desa Sumbergondo

BERITA9, BANYUWANGI – Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Glenmore, turun lapangan tinjau pabrik sabut kelapa di Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore. Tinjau lapangan tersebut menyusul adanya keluhan warga tentang adanya pabrik sabut kelapa diwilayah setempat. Kamis (6/8/2020).

Dalam peninjauan itu, Forpimka menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Glenmore, untuk melihat langsung produksi pabrik sabut kelapa yang diduga belum memiliki izin tersebut.

“Memang ada keluhan dari warga, maka dari itu kami langsung turun untuk meninjau,” ujar Muji, Camat Glenmore.

Muji menjelaskan, pabrik sabut kelapa tersebut memang belum mengantongi izin apapun. Bahkan saat Satpol PP turun, pemilik pabrik juga tidak ada ditempat.

“Tidak ada pemiliknya, hanya pekerjanya yang ada. Tetapi, sudah kami sampaikan untuk segera mengurus ijinya. Selain itu pemilik pabrik juga kita minta datang kekantor guna menyelesaikan keluhan warga tersebut,” ungkapnya.

Sementara Manager Produksi pabrik sabut kelapa, Topan Hery Syahputra, mengaku memang pabrik sabut kelapa ini masih baru proses sepekan, sehingga proses perijinanya masih dalam tahapan. Untuk produksi, pihaknya hanya memproduksi limbah sabut kepala. 

“Hanya produksi sabut kelapa yang diubah menjadi coconat fiber dan cocopat fiber,” ujar Topan pria asal Aceh tersebut.

Kata Topan, produksi itu tidak menggunakan ataupun menimbulkan limbah cair. Karena  produksi sabut kelapa itu harus benar-benar kering. 

“Tidak ada limbah cair, karena produksi nya kering,” katanya.

Topan juga menambahkan, Limbah sabut kepala itu, diolah kembali menjadi bahan baku jok mobil dan bahan baku lainnya. Bahan tersebut dikirim ke surabaya kemudian untuk menyuplai ke pabrik yang ada di China. 

“Memang kami ekspor, dan jika tidak didaur ulang, sabut kelapa itu tentunya pasti akan menjadi limbah saja,” pungkasnya. (red)


Reporter: Ahmad Sahroni.

loading...

News Feed