oleh

Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Permudah Pengurusan Ijin Usaha

BERITA9, BANYUWANGI – Kabar gembira untuk pelaku usaha tambak udang. Karena pemerintah telah menerbitkan kebijakan baru dalam proses pengurusan izin usaha. Yang sebelumnya membutuhkan 21 jenis izin usaha, kini pelaku usaha cukup melakukan pengurusan satu surat pemberitahuan kegiatan usaha dari Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM RI.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia SE, seusai mengikuti rapat koordinasi bersama Bupati Abdullah Azwar Anas dan sejumlah Menteri di pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (29/7/2020).

“Semua melalui BKPM, akan lebih simple, akan lebih cepat,” katanya.

Kebijakan yang mendorong produktivitas komoditi udang tersebut adalah keputusan bersama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan BKPM. Dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

“Pengurusan juga tidak memakan waktu lama. Cukup 2 jam diajukan, dan jika datang langsung bisa satu hari selesai,” jelasnya.

Bahlil berharap ketika proses perizinan sudah dipermudah, iklim investasi lancar. Dan segera memberi sumbangsih pada percepatan pembangunan dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dengan kemudahan ini, Kepala BKPM mengajak semua pihak untuk ikut terlibat dalam usaha budidaya udang. Apalagi pemerintah telah menyiapkan akses permodalan. Baik melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Dalam sambutanya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, juga menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memulihkan perekonomian di tengah wabah Covid-19. Salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha atau investasi.

“Kenyamanan sangat dibutuhkan para investor, salah satu bentuk kenyamanan adalah kemudahan dalam proses perizinan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah dalam menarik minat investor. Diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di tengah wabah virus Corona. Yang hasilnya, hingga saat ini di Banyuwangi hanya ditemukan 56 kasus positif, dengan 44 orang telah dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dan 10 orang sedang dalam perawatan.

“Artinya Banyuwangi adalah daerah yang aman untuk menanamkan investasi,” ucapnya.

Sekedar diketahui, rapat koordinasi di pendopo Sabha Swagata Blambangan, diikuti Bupati Abdullah Azwar Anas, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf , Wishnutama Kusubandio.

Kemudian Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia SE, Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jokowi-Maruf, Eka Sastra serta perwakilan kementerian terkait. Termasuk Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI) Ir H Hardi Pitoyo. Salah satu yang dibahas adalah tentang perizinan usaha tambak udang. (red)

loading...

News Feed