Disebut Pernah Menjanjikan Menjadi Agen Resmi BPNT Desa Parangharjo, Begini Kata Bank BTN Banyuwangi

  • Bagikan
Keterangan foto : Ilustrasi.

BERITA9, BANYUWANGI – Kasus penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi terus bergulir.

Seperti diketahui Ahmad Baihaki, warga Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, diduga menjadi agen penyaluran BPNT untuk keluarga penerima manfaat (KPM) wilayah setempat. Tak tanggung – tanggung ratusan KPM bisa mencairkan ditempatnya walaupun ditempat tersebut tidak memiliki mesin gesek.

Dalam pemberitaan sebelumnya Ahmad Baihaki, juga meyebut pernah dijanjikan menjadi agen resmi oleh salah satu orang pegawai Bank BTN, Kabupaten Banyuwangi.

” Saya dulu pernah dijanjikan oleh salah satu orang BTN untuk menjadi agen resmi, bahkan saya dan toko pernah di foto mas,” kata Ahmad Baihaki. Pada Senin, (22/3/2021).

Sementara Gayatry, GPS Officer Bank BTN Banyuwangi, saat dikonfirmasi soal tersebut mengatakan, Setelah kami baca artikel dari njenengan, sepertinya terdapat salah pengertian, ketika dari pihak kami ada melakukan kunjungan dan dokumentasi terhadap calon agen.

” Sepertinya ada salah pengertuan ketika pihak kami melakukan kunjungan dan dokumentasi terhadap calon agen,” ucapnya. Selasa, (23/3/2021).

Gayatry, juga menuturkan, kunjungan dan dokumentasi tersebut adalah bagian dari survey kami terhadap calon agen yang melakukan pengajuan untuk menjadi agen, sebagai bentuk verifikasi kami dalam menentukan agen terpilih nantinya.

” Kunjungan serta dokumentasi itu, bagian dari survey terhadap calon agen yang mengajukan. Dan itu menjadi bentuk verifikasi dalam menentukan agen yang terpilih nantinya,” katanya.(*).

  • Bagikan