oleh

BPP HIPMI, Apresiasi Kebijakan Pemerintah Permudah Proses Perijinan Usaha Budidaya Udang

BERITA9, BANYUWANGI – Kebijakan pemerintah mempermudah proses perizinan usaha budidaya udang, harus dibaca sebagai sebuah peluang. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Kompartemen Kelautan dan Perikanan BPP HIPMI, Yoseph Librata Poeguh ST.

“Ini peluang bagi pengusaha muda untuk merambah sektor perikanan,” katanya, Rabu (29/7/2020).

Seperti diketahui, keputusan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM RI. Dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, telah menelurkan kemudahan dalam proses perizinan usaha budidaya udang.

Yang sebelumnya membutuhkan 21 jenis izin usaha, kini pelaku usaha cukup melakukan pengurusan satu surat pemberitahuan kegiatan usaha dari BKPM.

“Kami sangat mengapresiasi. Dan layak disambut baik oleh seluruh stake holder khususnya petani tambak udang,” ungkapnya.

Pengusaha asal Banyuwangi ini berharap kemudahan yang telah diberikan oleh pemerintah bisa mendorong tercapainya target peningkatan produksi udang nasional. Hingga 250 persen ditahun 2024.

Guna memperkuat perekonomian negara. Apalagi usaha disektor perikanan budidaya udang telah terbukti bisa bertahan ditengah pandemi Covid-19.

“Maka pengusaha muda harus bisa membaca kebijakan ini sebagai sebuah peluang usaha baru,” cetus Yoseph.

Sebagai tindak lanjut, dia mengajak seluruh pengusaha muda, terutama dilingkungan HIPMI, untuk segera merespon kebijakan izin usaha budidaya udang yang dipermudah ini. Sebagai wujud peran serta mendorong kemandirian serta kemajuan perekonomian nasional. (red)

loading...

News Feed