oleh

Beginilah Sikap Demokrat Kota Gunungsitoli Menanggapi Pernyataan Djarot Syaifullah Hidayat

BERITA9, GUNUNGSITOLI – Menyikapi pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI-P Sumatera Utara, Djarot Syaifullah Hidayat tentang PDI – P tidak akan berkoalisi kepada Demokrat dan PKS pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Adapun sikap dan pernyataan yang disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa, adalah.

1. Seluruh jajaran DPC Demokrat Kota Gunungsitoli meminta kepada  Pak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua Umum Partai Demokrat untuk tidak berkoalisi kepada PDI-P di pilkada 9 Desember 2020. 

2. Pernyataan Djarot Syaiful hidayat, tersebut menghina Partai Demokrat. Penolakan koalisi itu adalah penghinaan kepada kader dan Partai Demokrat.

3. Seandainya terjadi Koalisi Partai Demokrat dan PDI-P di Pilkada Kota Gunungsitoli, 9 Desember 2020, itu jelas tidak menguntungkan posisi ketua umum AHY pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dan posisi kader di daerah dalam membesarkan Partai. 

4. Alasan Djarot Syaifulah Hidayat, bahwa Partai Demokrat tidak berada pada koalisi pemerintahan, harusnya dapat di pahami sebagai pilihan politik dalam berdemokrasi, bukan sebagai balas dendam politik.

5. Semua Partai Politik (Parpol) berideologi pancasila, sehingga tidak boleh ada partai yang merasa pancasilais dari partai yang lain, semua Parpol memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membangun bangsa. 

6. DPC Partai Demokrat Kota Gunungsitoli, tidak pernah meminta-minta untuk berkoalisi dengan PDI-P, bahkan kami menolak berkoalisi dalam Pilkada mendatang. 

7. Kami sangat menyesali pernyataan Djarot Syaifullah Hidayat seolah-olah Partai Demokrat mengemis untuk berkoalisi. 

8. Atas nama seluruh kader Demokrat, khususnya di kota Gunungsitoli, meminta Pak AHY tidak memberikan rekomondasi kepada kader PDI-Perjuangan pada Pilkada 9 Desember 2020. Kader Demokrat memiliki harga diri, sehingga calon yang di usung di harapkan dari kader internal partai.(red)

loading...

News Feed