oleh

86 % Wali Murid SMPN 1 Cluring Banyuwangi Sepakat Belajar Mengajar Tatap Muka

BERITA9, BANYUWANGI – Dari 765 siswa SMPN 1 Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, 86 % wali murid menyetujui jika belajar mengajar dilaksanakan secara tatap muka kembali. Sedang yang 14 % , masih menghendaki pelaksanaan belajar dilakukan dirumah/ daring.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Supriyono, Spd, Msi, Kepala Sekolah SMPN 1 Cluring, Banyuwangi saat ditemui diruanganya. Selasa (18/8/2020).

“Dari hasil evaluasi pihak sekolah, 86 % wali murid setuju jika proses belajar mengajar dilkakukan secara tatap muka kembali, namun 14 % lagi masih menghendaki siswa belajar dirumah,” kata Supriyono, Spd, Msi. Selasa (18/8/2020).

Hal tersebut dilakukan menyusul keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia, Nadiem Makarim, dalam pers konfrenya beberapa hari yang lalu.

Kata Supriyono, keputusan Mendikbud dan Gugus Tugas Covid -19, bagi sekolah yang sudah lampu hijau dan kuning dipersilahkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka namun tetap harus mengikuti peraturan protokol kesehatan Covid -19,” imbuh Supriyono.

Selain itu Supriyono juga menegaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan persiapan dan evaluasi, salah satunya dengan melakukan persentasi kepada walimurid, meminta persetujuan untuk dilakukanya kembali proses belajar mengajar tatap muka.

Tidak hanya persentasi kepada walimurid, namun pihak sekolah juga sedang menerapkan anjuran protokol Kesehatan Covid -19. Contohnya dengan menyiapkan tempat cuci tangan disegala sudut ruangan, dan pintu masuk, penyemprotan disenfektan, menyiapkan handsanitizer, dan yang lainya,” cetusnya.

Hal itu dilakukan, masih Supriyono, untuk menekan penyebaran Virus Corona dilingkungan sekolah. Sehingga jika nanti sudah betul – betul steril, maka proses belajar mengajar secara tatap muka bisa dilakukan,” pungkasnya.(red)

loading...

News Feed