oleh

Warga Beri Waktu Seminggu, Bangunan Diatas DAS Milik Ponpes Al -Achyar Harus Dibongkar

BERITA9, BANYUWANGI – Warga Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, gelar pertemuan di aula kantor Desa Macan Putih. Pertemuan tersebut menyusul persoalan tentang bangunan yang disinyalir milik Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al – Achyar yang berlokasi di RT 002 RW 002 Dusun Malar, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), Kepala Desa (Kades) yakni, Kades Pakistaji, Kades Gombolirang, Kades Pakel, dan Kades Labanasem.

Selain itu juga hadir puluhan petani dan Hippa, serta Kordinator Daerah (Korsda) Pengairan Kecamatan Rogojampi, dan Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Diketahui puluhan petani protes adanya bangunan setinggi 3 meter yang berdiri di Daerah Aliran Sungai (Das) milik Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al – Achyar, yang disinyalir tidak mengantongi ijin dari Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi.

Dan akibat pembangunan tembok setinggi 3 meter yang memakan sepadan sungai, diduga telah mempersempit akses jalan warga. Bahkan tidak itu saja, para petani yang membawa hasil panen melalui jalan tersebut juga sangat kesulitan karena jalanya semakin sempit. 

Dengan adanya bangunan tersebut jika musim hujan warga juga mengeluh karena airnya meluber dipekarangan warga. Muhamad Farid, Kepala Desa (Kades) Macan Putih mengatakan, pertemuan tadi adalah dalam rangka musyawarah tentang persoalan bangunan milik Yayasan Ponpes Al – Achyar,

“Yang ada diwilayah Dusun Malar. Yang dibangun di atas DAS dan sepadan sungai,” katanya. Rabu, (17/6/2020).

Kata Farid, beberapa Kades diundang karena mereka juga mempunyai wilayah persawahan yang terdampak akibat bangunan milik Ponpes Al – Ahcyar.

loading...

News Feed