oleh

Terdaftar Penerima BLT, Nenek ini Cuman Terima 1x

BERITA9, BANYUWANGI – Nasib kurang beruntung menimpa nenek asal Dusun Karangasem RT 01 RW 01, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Bagaimana tidak, dirinya terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tahun 2020 tiga bulan berturut – turut, namun kini dirinya harus gelisah lantaran tidak bisa menikmati bantuan tersebut untuk yang kedua karena tak dapat undangan.

Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Pemerintah, Kementrian Sosial (Kemensos) RI Nenek Sriyana, dinyatakan berhak menerima bantuan sosial tunai (Bantuan Tunai Tahun 2020) senilai Rp. 600 ribu setiap bulan selama tiga bulan.

Hasilnya, pada  tahap pertama Nenek Sriyana sangat gembira dan bersyukur karena bantuan tersebut bisa ia diterima. Namun anehnya, pencairan tahap ke 2 dirinya  tidak bisa menerima BST tersebut. Padahal, beberapa orang tetangga yang pada saat itu menerima bantuan yang sama sudah menerima dan mendapat bantuan BST tahap kedua.

“Pada  pencairan tahap kedua saya sudah tidak mendapatkan lagi, padahal tetangga yang kemarin sama -sama mendapatkan pada tahap pertama, mereka sudah menerima dan mendapat bantuan tersebut pada tahap kedua,” kata nenek yang berdomisili di Dusun Karangasem ini saat ditemuai dirumahnya. Sabtu, (4/7/2020).

Nenek Sriyana mengatakan, atas kejadian ini pihaknya sudah mengadu kepada Kepala Kadus setempat. 

“Kata Pak Wo (Kadus), saya tidak mendapat undangan. Malahan saya dijanjikan akan diberi dana Bansos hanya Rp. 200 ribu saja,” ujarnya. 

Sementara Kadus Karangasem Hariyanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApps menegaskan, bahwa dana bansos yang bersangkutan tahap ke 2 tidak muncul. 

“Data bu Sriyana untuk bantuan BLT pusat yang tahap kedua memang tidak muncul pak, karena itu data dari pusat. Terus muncul datanya di bantuan tambahan yang Rp. 200 ribu. hari Kamis depan Insya Allah cair,” tegasnya. 

Terkait persoalan ini Kades Alas Malang memohon maaf baru terkonfirmasi dengan petugas yang membidangi, ternyata bu Sriyana terditeksi mampu disistem. “Sekarang bu Sriana dapat JPS dari provinsi,” paparnya.

Padahal pada undangan pertama disitu tertulis jika dirinya salah satu penerima BST tiga bulan berturut – turut lengkap dengan barkotnya. (red)

loading...

News Feed