oleh

Keluarga Pasien Dugaan Mal Praktik Siap Laporkan Oknum Perawat Kepihak Berwajib

BERITA9, BANYUWANGI – Ancaman pihak keluarga korban dugaan mal praktik asal RT 02 RW 04 Dusun Krajan, Desa Dasri, untuk melaporkan oknum perawat nampaknya bukan isapan jempol belaka.

Kepada wartawan, Sumadi, salah satu keluarga korban, mengaku akan segera melaporkan Hadari, kepada pihak berwajib.

” Ya kita akan laporkan Hadari, kepihak berwajib,” tegasnya. Rabu (15/7/2020).

Seperti diketahui, Poni, (50), warga Dusun Krajan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, kini harus kehilangan salah satu ibu jari kakinya. Sehingga, ibu rumah tangga tersebut hanya bisa duduk di kursi dan tidak bisa  keluar dari rumah.

Hal tersebut terjadi setelah dirinya berobat kepada Hadari, salah satu perawat yang membuka praktik di rumahnya di Dusun Krajan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari. Bahkan tidak hanya itu saja, hilangnya ibu jari Poni, membuat dirinya semakin menderita sakit.

Kami menduga dalam kasus ini ada mal praktik, sehingga akibat kejadian ini kakak saya harus kehilangan ibu jari kakinya,” ucap Sumadi, keluarga korban sekaligus anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Kajian Hukum dan Ivestigasi (LKHI) Kabupaten Banyuwangi.

Sumadi menjelaskan, dirinya tidak hanya melaporkan oknum perawat yang mengobati kakaknya ke penegak hukum. Bahkan dirinya juga akan mengirim surat ke Dinkes Banyuwangi, Ikatan Dokter Indonesia (Idi) Kabupaten Banyuwangi dan pusat, serta Dirjen Menteri Kesehatan yang ada di Jakarta.

“Surat sudah kita buat dan tinggal mengirim saja,” ujarnya. (red)

loading...

News Feed