oleh

Hari Pertama Beroperasi, Puluhan Penumpang KA Daop 9 Ditolak Karena Tak Lengkapi Persyaratan Kesehatan

BERITA9, BANYUWANGI – Hari pertama pengoprasiaan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Reguler dimulai pada Jum’at (12/6/2020). Ternyata puluhan penumpang KA di Daop 9 Jember ditolak melakukan perjalanan ke beberapa jurusan.

Kali ini, para penumpang ditolak lantaran tidak dilengkapi dokumen persyaratan kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 dalam perjalanan KA.

“Beberapa penumpang terpaksa tidak bisa kita layani. Karena memang ada beberapa persyaratan dokumen kesehatan yang tak lengkap,” ujar Mahendro, Manajer Humas KAI Daop 9 Jember kepada wartawan, pada Jum’at (12/6/2020).

Mahendro menjelaskan, dokumen yang tak dibawa oleh penumpang, diantaranya uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

Selain itu, para penumpang juga tak bisa menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas jika daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.

“Kalau daerah itu tidak ada tempat tes uji PCR dan Rapid test maka dianjurkan menggunakan surat bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness). Tapi ternyata tidak ada yang membawa berkas persyaratan kesehatan,” ujarnya.

Per hari ini, dari data PT KAI Daop 9 Jember, masih Mahendro, paling banyak penumpang yang tak membawa dokumen adalah penumpang yang akan menggunakan KA Probowangi relasi Stasiun Ketapang Stasiun Gubeng Surabaya. Total sebanyak 22 penumpang. Selanjutnya KA Sritanjung jurusan Banyuwangi Jogjakarta sebanyak 10 penumpang.

“Tawangalun 3 penumpang dan Ranggajati 3 penumpang. Saat ini kita mengoperasikan sebanyak 4 perjalanan KA,” jelasnya.

Mahendro, mengimbau kepada para penumpang KA untuk menyiapkan dokumen kesehatan saat melakukan perjalanan.

“Secara umum, setiap penumpang KA diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, serta menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket,” pungkasnya. (red)

loading...

News Feed