oleh

Habis Nantang Dipolisikan, Kini Bagus si Pengelola De Djawatan Dikabarkan Akan Laporkan Wartawan

BERITA9, BANYUWANGI – Bagus Joko W, Ketua pengelola destinasi De Djawatan, di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, sepertinya memang kebal hukum. Setelah sempat nantang untuk dipolisikan, kini Staf Pelaksana Perhutani KPH Banyuwangi Selatan tersebut dikabarkan akan melaporkan wartawan.

Seperti diketahui, pengusahaan air tanah melalui sumur bor di destinasi De Djawatan, diduga tidak mengantongi izin. Dan disinyalir dilakukan tanpa sepengetahuan si empunya tanah De Djawatan, yakni Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Tak berhenti disitu, diarea De Djawatan, yang berada dibawah naungan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, kini juga dibuat kolam renang dengan bangunan permanen. Sebuah aktivitas yang biasanya terlarang dilakukan diseluruh wilayah BUMN Perhutani.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Bagus membantah jika dia hendak melaporkan para wartawan atas dugaan UU ITE. 

“Itu sangat tidak benar,” katanya.

Tapi Bagus mengakui jika dia pernah menyampaikan kepada Puji, salah satu jurnalis putra daerah Cluring, bahwa tantangannya untuk di polisikan hanyalah diskusi. Atau bukan untuk konsumsi pemberitaan. Meskipun komunikasi tersebut dia lakukan saat wartawan sedang melakukan wawancara pendalaman.

Sementara itu, dari penelusuran awak media. Pernyataan Bagus kepada awak media terkait dugaan pemanfaatan air tanah, memang terkesan menantang. Yakni menantang untuk dilaporkan polisi.

Diduga pernyataan tersebut terlontar lantaran Bagus sudah merasa kebal hukum lantaran memiliki bekingan.

loading...

News Feed