oleh

Balawangi & Media Awasi Dugaan Pungli PTSL di BWI

BERITA9, BANYUWANGI – Forum Pembela Adat dan Budaya Banyuwangi (Balawangi),  bersama awak media di Banyuwangi, komitmen akan memelototi kasus dugaan pungli program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

Kesepakatan tersebut tercetus dalam diskusi yang digelar di Sekretariat Balawangi, di Ruko Jajag Square, Jalan Ahmad Yani, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kamis (2/7/2020).

“Pertama, kita akan menolak lupa atas sejumlah kasus dugaan pungli PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) disejumlah desa di Banyuwangi, yang sudah masuk ranah hukum,” tegas Ketua Balawangi, Sholehudin.

Kenapa kasus pungli PTSL menjadi pilihan pertama?. Karena kasus tersebut dinilai paling massive terjadi di Bumi Blambangan. Dan kebanyakan, setelah mencuat, kabar mendadak hilang bak ditelan bumi. Mirisnya, kondisi serupa juga berlaku pada sejumlah kasus dugaan pungli PTSL yang telah dilaporkan kepada pihak berwajib.

Proses penegakan supremasi hukum sering kali memakan waktu panjang. Bahkan kadang lambat laun tak terdengar lagi kabarnya. “Dari situlah, kami bersama teman-teman media sepakat untuk menolak lupa,” ungkapnya.

Dalam deklarasi yang digeber di Sekretariat Balawangi di Ruko Jajag Square, Jalan Ahmad Yani, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Sholeh, sapaan akrab Sholehudin, juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyoroti sejumlah permasalahan ditingkat desa lainnya. Diantaranya tentang transparansi penyaluran sejumlah bantuan sosial.

Namun, lanjutnya, Balawangi, tetap akan mengedepankan etika dan prosedur dalam penyampaian kritik solutif. Termasuk komitmen akan berdiri digarda depan dalam mendukung pemerintah desa dalam mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

“Intinya, apa yang akan kita lakukan adalah bentuk pro rakyat, pro wong cilik, dengan koridor taat hukum dan aturan,” katanya.

Rencananya, demi mematangkan langkah, Balawangi dan awak media akan menjadwalkan diskusi berkala. Tentu saja dengan mengundang hadirkan sejumlah narasumber berkompeten dalam sektor pembangunan desa di Banyuwangi. (red)

loading...

News Feed